02 April 2020, 12:22 WIB

Presiden Pantau Persiapan Ramadan di tengah Pandemi Covid-19


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

Ramadan tinggal tiga pekan lagi. Di tengah pandemi covid-19, persiapan menyambut bulan suci tentu harus dilakukan secara berbeda.

Presiden Joko Widodo meminta jajaran menteri dan seluruh kepala daerah memperhatikan secara cermat bagaimana kondisi ketersediaan dan harga pangan di lapangan.

Baca juga: Menperin Ingin Tiru Tiongkok Ciptakan Peluang di Masa Krisis

"Saya sudah cek ke gudang Bulog, ke daerah-daerah, panen raya (padi) akan seperti apa. Saya melihat masih berada pada kondisi yang baik," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas terkait Persiapan Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 2020, Kamis (2/4).

Ketersediaan yang aman juga terjadi pada komoditas pangan lain seperti daging, telur, gula, terigu, dan bawang putih.

"Menteri Pertanian sudah menyampaikan bahwa minggu-minggu depan mungkin harga gula akan turun pada posisi normal lagi, Rp12.500 per kg. Menteri Perdagangan juga menyampaikan bahwa stok bawang sudah masuk. Kita harapkan harga bawang putih, pada minggu-minggu depan atau syukur minggu ini, sudah kembali normal di Rp20 ribu-Rp30 ribu per kg," jelas presiden.

Ketika ketersediaan sudah aman, hal selanjutnya yang harus menjadi perhatian adalah proses distribusi.

Kepala negara meminta pengiriman bahan pangan pokok ke berbagai daerah tetap berjalan dengan lancar.

Baca juga: BI Optimistis Nilai Tukar Rupiah bakal Sentuh Rp15 Ribu

Ia mengaku telah menerima laporan yang menyebutkan ada dua daerah menutup akses jalan sehingga proses distribusi beras menjadi terganggu.

"Saya harap Menteri Dalam Negeri memberi teguran kepada daerah-daerah yang memblokade jalan. Jangan sampai urusan distribusi logistik ini terganggu. Tolong kepala daerah diberi tahu mengenai ini," tegasnya.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan paket perlindungan sosial bagi masyarakat yang berada di lapisan terbawah. Diharapkan, dengan bantuan tersebut, mereka tetap bisa menjalani ibadah puasa dengan baik.

"Saya perintahkan agar kebijakan ini segera dieksekusi, langsung dibagikan ke lapangan. Baik itu yang berkaitan dengan Program Keluarga Harapan, sembako, kartu pra-kerja dan pembebasan biaya listrik. Kalau ini segera bisa dieksekusi, pasti akan baik untuk masyaraat kita," jelas Jokowi.

Baca juga:Penutupan Akses Jalan di Jakarta Tinggal Tunggu Instruksi Kapolri

Yang terakhir, ia meminta seluruh tokoh agama di Tanah Air turut terlibat dalam mengedukasi masyarakat tentang kondisi saat ini.

"Beri penjelasan, sosialisasikan dispilin jaga jarak aman agar itu betul-betul bisa dikerjakan. Pentingnya cuci tangan, kurangi mobilitas keluar rumah, disiplin memakai masker, itu semua perlu terus disampaikan," tandas Jokowi. (Pra/A-3

BERITA TERKAIT