02 April 2020, 11:22 WIB

Mahasiswa Kesehatan Diajak Terjun Langsung Tangani Covid-19


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengajak mahasiswa dari program studi kedokteran dan kesehatan untuk menjadi relawan membantu penanganan virus korona (Covid-19). Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti) Nizam mengatakan saat ini kegiatan belajar-mengajar tidak harus dilaksanakan di dalam kelas ataupun laboratorium. Mahasiswa dapat terjun langsung sebagai relawan untuk memahami permasalahan di lapangan dan memberi solusi dengan melayani masyarakat.

"Program relawan ini bisa disetarakan dengan SKS. Karena melalui kegiatan ini mahasiswa relawan selain memberi layanan pada masyarakat sekaligus juga belajar dari pengalaman. Soft skills, seperti kepemimpinan, komunikasi, semangat kemanusiaan, bela negara pun ikut terasah. Sehingga kegiatan relawan ini dapat dihargai setara dengan SKS pembelajaran" tutur Nizam dalam pernyataan resmi, Rabu (1/4).

Baca juga: Presiden Minta Menkes Segera Terbitkan Permen Turunan PSBB 

Pihaknya berpesan kepada seluruh relawan mahasiswa untuk terus menjaga semangat membantu negara namun dengan kesadaran tinggi akan kesehatan.

"Tetap semangat, jangan ragu bertanya, dan dan jaga kesehatan selama melaksanakan tugas membantu penanganan Covid-19," pesannya. 

Sekretaris Jenderal Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) Nauval F. Damas menambahkan organisasinya akan menjadi koordinator bagi 15 ribu mahasiswa relawan kesehatan untuk menangani pandemi Covid-19. 

Adapunn, ISMKI telah berkoordinasi dengan lebih dari 15 organisasi mahasiswa kesehatan yang bernaung dalam Aliansi Organisasi Mahasiswa Kesehatan Indonesia (AOMKI) serta lebih dari 80 BEM fakultas kedokteran dan kesehatan dari seluruh Indonesia untuk menjaring mahasiswa relawan. Relawan tersebut nantinya bertugas dalam berbagai peran seperti menyebarkan informasi hingga mengedukasi masyarakat.

"Di tengah simpang siurnya informasi mengenai Covid-19 dan dunia kesehatan, relawan mahasiswa turut berperan penting memberikan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan menyusun narasi dan konten informasi yang tepat, seperti rapid test, ODP, PDP, hingga penanganan hoaks buster," ungkap Nauval. (OL-6)

BERITA TERKAIT