02 April 2020, 08:23 WIB

Wimbledon Dibatalkan, Federer Mengaku Terpukul


Basuki Eka Purnama | Olahraga

MANTAN juara Wimbledon Roger Federer mengaku sangat terpukul setelah turnamen Grand Slam itu dibatalkan untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II karena Covid-19.

Para petinggi Wimbledon memutuskan membatalkan turnamen Grand Slam tertua di dunia itu pada Rabu (1/4) sebagai tanggapan atas pandemi virus korona.

Federer yang telah memenangkan delapan gelar Wimbledon bereaksi atas keputusan dengan mencicitkan satu kata, "Terpukul".

Baca juga: Dulu Wimbledon Dibatalkan Karena Perang, Tahun Ini Imbas Covid

Jawara tujuh kali Wimbledon Serena Williams juga terkejut dengan keputusan itu. Petenis Amerika Serikat (AS) itu mencicit, "Saya sangat terkejut."

Federer dan Williams akan hampir berusia 40 tahun saat Wimbledon kembali digelar pada 2021.

Wimbledon dijadwalkan digelar selama dua pekan mulai 29 Juni mendatang dengan Novak Djokovic dan Simona Halep akan mempertahankan gelar mereka.

Namun, All England Club tidak memiliki pilihan kecuali membatalkan turnamen yang pertama kali digelar pada 1877 karena pandemi Covid-19. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT