02 April 2020, 06:30 WIB

RSD Pulau Galang Siap Beroperasi


Wan/Pra/X-7 | Humaniora

PROGRES pembangunan rumah sakit darurat (RSD) untuk pengendalian infeksi penyakit menular, terutama covid-19, di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mencapai 94,42%. Senin (6/4) menjadi target waktu pengoperasian rumah sakit tersebut.

“Fasilitas observasi/penampungan/ karantina sudah bisa dioperasikan. Memang ada keterlambatan sekitar 3-4 hari karena transportasi bahanbahan material dalam pengiriman terkendala cuaca,” kata Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers lewat video, kemarin.

Saat meninjau pembangunan rumah sakit tersebut, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Doni Monardo.

RS darurat itu, tambahnya, berkapasitas 1.000 tempat tidur. Pada tahap pertama dibangun dua gedung bertingkat untuk menampung
360 tempat tidur. Sebanyak 340 merupakan fasilitas observasi non-intensive care unit, yakni 240 tempat tidur untuk orang dalam pemantauan (ODP) dan 100 lainnya buat pasien dalam pengawasan (PDP).

Dua puluh tempat tidur lainnya merupakan fasilitas ruang isolasi intensive care unit (ICU).

“Sisanya 640 tempat tidur akan dilaksanakan pada pembangunan tahap II. Semua ini memang kita rencanakan dan kita siapkan. Kita berharap tidak dipakai, tetapi paling tidak kita siapkan,” ujarnya.

Sebabnya, lanjut Jokowi, dengan semakin dekatnya Ramadan dan Lebaran, diyakini ada mobilitas tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia yang pulang untuk mudik.

“Ini harus dikontrol, harus diawasi, harus dicek sehingga betul-betul semuanya bersih dan tidak membawa virus korona ke desa. Nanti kalau semua sudah selesai, fasilitas tersebut akan disiapkan untuk rumah sakit penyakit menular dan riset,” jelasnya lagi.

Lokasi yang dipilih untuk pembangunan fasilitas tersebut ialah lahan seluas 20 hektare dari total luas area 80 hektare di Pulau Galang, tepatnya di kawasan penampungan eks pengungsi Vietnam. (Wan/Pra/X-7)

BERITA TERKAIT