01 April 2020, 16:22 WIB

300 Siswa Setukpa Polri Sukabumi Positif Korona


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora

POLRI melakukan pemeriksaan cepat (rapid test) virus korona terhadap 1.550 siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol) di Sukabumi, Jawa Barat.

Hasilnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan ditemukan sebanyak 300 siswa positif korona.

"Sudah dilakukan langkah-langkah oleh Sektupa dan Pusdokkes Polri dengan SDM Polri. Yang pertama adalah, adanya isolasi mandiri. Kemudian yang kedua setelah isolasi mandiri adalah, pemberian vitamin C dan B," ujar Argo, saat dimintai konfirmasi, Rabu (1/4).

Argo menjelaskan awal mula penyebaran virus korona di kalangan siswa Sektupa. Awalnya, ada satu orang siswa yang terkena demam berdarah (DBD) dan delapan lainnya juga mengeluh mengalami demam tinggi.

Usai di rontgen paru-paru siswa tersebut menunjukkan adanya flek. Hasil rapid test juga menunjukkan tujuh yang yang positif korona dan mereka saat ini sedang menjalani perawatan RS Polri Said Sukanto, Jakarta.

Sementara dua siswa lainnya menjalani perawatan di RS Bhayangkara Brimob Jakarta. Sedangkan siswa yang dinyatakan negatif, dipulangkan ke daerah asalnya atau cuti.

Di sisi lain, Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Musyafak mengatakan hasil rapid test ini tidak menjamin 300 siswa SIP ini positif korona.

"Karena tingkat akurasinya 80 persen. Oleh karena itu, untuk menentukan ratusan siswa itu benar-benar positif atau negatif harus melalui uji pemeriksaan swab," tutur Musyafak.

Maka, sambil menunggu hasil swab, para siswa pun dipulangkan dan diisolasi di Setukpa Lemdikpol Sukabumi.

"Akhirnya dengan adanya test rapid test itu saya menganggap itu ODP (Orang dalam Pengawasan). Jadi 300 itu sekarang mulai 2 hari yang lalu sudah saya tangani sebagaimana ODP," ujar Musyafak.

"Pertama proses belajar-mengajar di stop kemudian dilakukan isolasi. Selain itu kemarin sudah saya injeksi vitamin C, dan rencana seminggu sekali selama 14 hari ini saya kasih vitamin C tablet," ucapnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT