01 April 2020, 13:50 WIB

Legislatror Dewi Aryani Sebut Monitoring, Bukan Blusukan


Supardji Rasban | Nusantara

ANGGOTA DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IX Jawa Tengah Dewi Aryani keberatan dengan kata blusukan seperti yang diberitakan mediaindonesia.com Rabu (1/4) dengan judul,  "Di Tengah Pembatasan Aktivitas, Legislator Ini Malah Blusukan".

 Menurut Dewi Aryan, dirinya tidak blusukan hanya monitoring penyemprotan serentak di Kabupaten Tegal dan mendatangi gugus Covid-19 di Desa Sidaaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal karena dekat rumahnya.

"Habis itu saya pulang mampir tempat-tempat yang ada orang masih nongkrong di jalan tanpa masker untuk ngasih masker dan sabun dan sekaligus sosialisasi untuk melakukan social distanching," ujar Dewi Aryani melalui rilis yang diterima Rabu (1/4).

Menurut anggota Komisi X DPR RI itu pembagian jamu, kaos, masker dan bantuan lainnya itu untuk aparat dan tim yang bertugas. "Setelah itu saya pulang. Jadi makna blusukan dan monitoring itu beda, ya," tandas Dewi Aryani.

Seperti diberitakan sebelumnya, di tengah pandemi korona, legislator Dewi Aryani justru terus blusukan ke desa-desa. Tidak belajar dengan sesama koleganya dari PDIP, almarhum Imam Suroso atau Mbah Roso yang meninggal karena terjangkit virus korona. Dewi Aryani justru terus blusukan sambil membagikan jamu dan masker.

Padahal pemerintah telah mengeluarkan peraturan agar menjaga jarak, untuk menekan penularan virus korona. Presiden Jokowi Tetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar. (OL-13)

Baca Juga: Polri Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Mei
Baca Juga: Di saat Pembatasan Sosial, Anggota F-PDIP DPR ini Malah Blusukan

BERITA TERKAIT