01 April 2020, 11:42 WIB

Gelar Pemilihan Wagub, DPRD DKI Kirim Surat ke Polda Metro Jaya


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DPRD DKI Jakarta akan tetap menggelar pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI pada 6 April mendatang di tengah wabah Covid-19. Posisi wagub sudah kosong sejak Agustus 2018 ketika ditinggalkan Sandiaga Uno yang mundur untuk maju dalam Pilpres 2019.

Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI S Andyka menyebut untuk menjaga agar pelaksanaan pemilihan yang akan dihadiri kurang dari 150 orang partisipan itu pihaknya akan bersurat kepada Polda Metro.

Prosedur ini penting agar Polda Metro Jaya juga bisa mengawal prosesnya bisa berjalan lancar. Sebab, Kapolri Jenderal Idham Aziz sebelumnya telah mengeluarkan Maklumat Kapolri untuk meniadakan kerumunan massa.

Baca juga: Panlih Batasi Jumlah Peserta Saat Presentasi Cawagub DKI

"Ini kita juga menunggu hasil dari komunikasi tersebut dengan instansi vertikal yakni kepolisian. Jadi kita siapkan surat untuk pemberitahuan terkait pelaksanaan kerja politik itu," kata Andyka saat dihubungi, Selasa (31/3).

Pelaksanaan pemilihan wagub ini pun kata Andyka tidak akan berlangsung lebih dari dua jam. Untuk proses efisiensi itu jumlah bilik suara akan ditambah yang semula direncanakan ada empat bilik menjadi enam bilik serta mengatur jarak tempat duduk.

"Kita atur layout-nya kita rapihkan kembali supaya percepatan penggunaan hak suaranya itu tetap mengedepankan 'luber' ya. Kita atur keluar masuknya orang, hak pilih kita tata kembali supaya bisa efisien," pungkasnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT