01 April 2020, 11:26 WIB

Klub Liga Inggris Tidak Berani Potong Gaji Pemain


Akmal Fauzi | Sepak Bola

SEJUMLAH klub di Liga Primer Inggris menahan diri untuk tidak memotong gaji pemain ketika kompetisi berhenti akibat pandemi covid-19.

Manajemen klub khawatir melanggar kontrak jika memangkas gaji pemain. Pun, mereka tidak ingin pemain meninggalkan klub.

Padahal, beberapa klub besar Eropa, seperti Barcelona dan Juventus, memotong gaji seluruh staf dan pemain. Adapun klub Liga Inggris, seperti Newcastlle dan Totenham Hotspur, memang melakukan pemangkasan gaji demi menyelamatkan keuangan klub. Namun, kebijakan itu hanya menyasar para staf, tidak untuk pemain.

Baca juga: Gara-gara Covid-19, Lima Liga Top Eropa Rugi Rp68 Triliun

Totenham misalnya, memotong 20% gaji dari 550 staf non-pemain dan pelatih imbas pandemi covid-19. Mengingat, para pemain Liga Inggris memiliki kalusa dalam perjanjian kontrak. Bahwa pemain bisa mengajukan gugatan, jika klub tidak membayar sesuai dengan nilai kontrak.

Para pemain sepak bola juga bisa meminta pengadilan memutuskan kontrak dengan klub. Sehingga, mereka menjadi pemain dengan status bebas transfer.

Pemotongan gaji dan pemain harus mendapat rekomendasi dari Asosiasi Pemain Liga Inggris (PFA). Kondisi ini akan dibahas oleh otoritas Liga Primer Inggris (EPL), PFA dan perwakilan klub pada Rabu (1/4) ini. Selain gaji, pertemuan itu juga akan membahas kontrak pemain yang habis pada Juni mendatang.(Dailymail/OL-11)

 

BERITA TERKAIT