01 April 2020, 10:20 WIB

IHSG Dibuka Menguat, Saham Perbankan Berkontribusi


Hilda Julaika | Ekonomi

PERGERAKAN saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat mengalami penguatan pada perdagangan Selasa (31/3) kemarin. Penutupan perdagangan tercatat 2,82% atau 124.430 poin menuju 4538.930 poin.

Kondisi serupa terjadi pada Rabu (1/4) ini. Pada pembukaan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat sebesar 1,77%, atau 80.558 poin menuju 4619.488.

Hal yang sama menimpa kumpulan 45 saham unggulan (LQ45) yang ikut bertengger di zona hijau. Dengan pelemahan sebesar 2,68% atau menuju 709.627 poin.

Tercatat, investor asing masih tertarik untuk membeli saham sektor perbankan. BEI mencatat net buy Rp 107 miliar di seluruh pasar. Sejumlah saham dengan pembelian bersih terbesar asing, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 84,5 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 32,3 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 17,4 miliar.

Baca juga:  IHSG Menghijau Dipengaruhi Pergerakan Saham AS

Adapun saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 11,4 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 4,5 miliar dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 1,7 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, menilai IHSG hari ini akan mampu melanjutkan penguatan dari penutupan kemarin.

"Adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan, dalam keterangan resmi, Rabu (1/4).

Lebih lanjut, dia memprediksi area resistance pertama maupun kedua IHSG berada di rentang level 4.697,67 hingga 4.883,15. Sementara, level support akan berada di rentang 4.304,7 sampai dengan 4.397,44.(OL-11)

BERITA TERKAIT