01 April 2020, 08:41 WIB

Trump Peringatkan AS Menuju Situasi Menyakitkan Melawan Covid-19


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (31/3), memperingatkan tentang tantangan ‘sangat menyakitkan’ selama dua pekan ketika AS bergulat dengan gelombang virus korona (Covid-19).

Gedung Putih memperingatkan penyakit itu dapat membunuh sebanyak 240 ribu warga 'Negeri Paman Sam' itu.

"Dua minggu yang sangat menyakitkan, sangat, sangat menyakitkan," kata Trump pada konferensi pers di Gedung Putih.

Baca juga: Bocah 13 Tahun Tewas Akibat Covid-19 di Inggris

Trump menggambarkan pandemi Covid-19 sebagai ‘wabah’.

"Saya ingin setiap orang Amerika dipersiapkan untuk hari-hari sulit yang terbentang di depan," tegasnya.

Para ahli kesehatan terkemuka mengatakan keputusan untuk physical distancing yang ketat adalah satu-satunya cara untuk menghentikan virus sangat menular tersebut.

Krisis menyebabkan gangguan besar pada perekonomian dengan tiga perempat orang AS dikarantina.

"Tidak ada vaksin atau terapi ajaib. Dibutuhkan perilaku, masing-masing perilaku kita diterjemahkan menjadi sesuatu yang mengubah alur pandemi virus ini selama 30 hari ke depan," kata Deborah Birx, koordinator respons virus korona di Gedung Putih.

Birx menampilkan grafik di konferensi pers yang memetakan kisaran 100.000 hingga 240.000 kematian di AS, ketika upaya mitigasi saat ini diperhitungkan.

Spesialis penyakit menular Anthony Fauci mengatakan pada konferensi pers ‘mitigasi sesungguhnya bekerja’ dan pihak berwenang melakukan segala yang bisa untuk menekan jumlah kematian. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT