31 March 2020, 18:15 WIB

Liga Inggris Bisa Digelar Mei Tanpa Penonton


Akmal Fauzi | Sepak Bola

Otoritas Liga Primer Inggris (EPL) berambisi untuk menyelesaikan kompetisi pada 16 Juli 2020 agar terhindar dari kerugian sebesar £762 juta atau Rp153 triliun.

EPL memiliki nilai kontrak £3 miliar (Rp60 triliun) sampai 31 Juli dengan pemegang hak siar. Jika lewat dari 31 Juli, maka Sky Sports, BT Sport, dan pemegang hak siar televisi di seluruh dunia berhak menuntut ganti rugi.

Opsi yang mungkin bisa diambil EPL adalah menggelar kompetisi pada awal Mei tanpa penonton demi mencegah penyebaran virus covid-19.

Baca juga: Silva Pasrah City Gagal Pertahankan Gelar Liga Primer Inggris

Namun, rencana itu mungkin tidak bisa berjalan mulus lantaran masih ada pandemi covid-19 di Inggris. Wakil Kepala Petugas Kesehatan Jenny Harries memprediksi, Inggris akan lockdown selama enam bulan ke depan.

EPL bersama Federasi Sepak Bola Inggris (FA) akan membahas opsi tersebut bersama 20 klub kontestan melalui konferensi video pada Jumat (3/4) nanti.

Saat ini, Liga Primer Inggris telah memasuki pekan ke-29. Liverpool untuk sementara memimpin klasemen dengan keunggulan 25 poin dari pesaing terdekatnya Manchester City. (Mal/Dailymail/OL-14)

BERITA TERKAIT