31 March 2020, 16:50 WIB

Karena Covid-19, PN Depok Gelar Sidang Daring


Kisar Rajagukguk | Megapolitan

PENGADILAN Negeri Kota Depok tidak menggelar perkara pidana umum dan perdata dengan cara terbuka dan menghadirkan terdakwa, melainkan menggelar sidang secara online atau daring. Kebijakan ini diambil untuk memgantisipasi penyebaran virus korona (Covid-19).

Hal itu dikatakan Humas Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok Nanang Herjunanto, di Kantor PN Kota Depok, Jalan Boulevard, Cilodong, Kota Depok, Selasa (31/3).

Nanang mengatakan untuk perkara pidana umum pihaknya memberlakukan sistem video teleconference. Sedangkan sidang perkara perdata menggunakan sistem E-Court. 

Nanang membeberkan sistem ini digunakan berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor 01 Tahun 2020 dan Petunjuk Direktur Jenderal (Dirjen) Badan Peradilan Umum. "Sidang secara online ini berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19. Sidang secara online ini tak hanya berlaku di PN Kota Depok. Tapi berlaku untuk Pengadilan Negeri seluruh Indonesia. Dengan diberlakukannya sistem tersebut, imbuhnya, masyarakat tidak perlu lagi datang ke Pengadilan untuk menghadiri sidang anggota keluarganya," ujar Nanang.

Mekanisme sidang teleconference yang digunakan dalam perkara pidana, kata Nanang, majelis hakim berada di ruang sidang, sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, sedangkan terdakwa berada di Rumah Tahanan (Rutan) Cilodong, Kota Depok.

"Semuanya tersambung melalui jaringan internet. Sementara untuk penasehat hukum dari terdakwa, dapat hadir di PN Kota Depok atau Rutan," jelasnya. 

Sedangkan untuk perkara perdata, kata dia, para pihak dapat mengajukan gugatan dengan aplikasi E- court tanpa perlu datang ke PN Kota Depok. "Namun untuk agenda sidang pembuktian para pihak diwajibkan datang. Semua pihak wajib hadir di pengadilan," tegasnya..

Sementara dalam jawaban, replik, duplik dan kesimpulan para pihak bisa mengirimkan melalui email ke PN Kota Depok. Termasuk panggilan sidang atau relas, dikirimkan melalui email," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Sidang di PN Pamekasan Dilakukan Secara Online
Baca Juga: Terminal Baru Bandara El Tari Operasi tanpa Peresmian

BERITA TERKAIT