31 March 2020, 12:18 WIB

UI-BNPB Kembangkan Portal Risiko Bencana Covid-19


mediaindonesia.com | Humaniora

SETELAH berhasil menciptakan dan merilis Peta Daring Sebaran Covid-19 atau disebut SiCovid-19, Universitas Indonesia (UI) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkolaborasi mengembangkan Portal InaRISK.

Data serta engine yang dikembangkan UI pada portal SiCovid-19, akan dimanfaatkan Portal InaRISK untuk menekan indeks risiko bencana. Selain itu, tim ahli dan peneliti UI juga tengah melakukan dua pengembangan pada SiCovid-19.

Pertama, pengembangan peta jangkauan dan rerata waktu tempuh masyarakat menuju RS rujukan nasional. Peta tersebut dapat mengetahui wilayah mana saja yang tidak terlayani dengan baik. Itu dilihat dari waktu tempuh menuju RS rujukan nasional. Kedua, analisis konsentrasi NO2 untuk mengetahui apakah physical distancing dan working from home efektif menekan mobilitas masyarakat.

Baca juga: Tekan Covid-19, Pantau Pergerakan Pemudik Lewat Sistem Informasi

Portal InaRISK (http://inarisk.bnpb.go.id/) merupakan portal yang dimiliki BNPB untuk mengkaji risiko, serta memberikan gambaran cakupan wilayah ancaman bencana. Berikut, populasi terdampak untuk mengurangi indeks risiko bencana.

“Data yang digunakan oleh InaRISK adalah data yang sama dengan data SiCovid-19. Kami memberikan model builder yang dapat digunakan untuk generate model tersebut. Kami memberikan engine-nya kepada BNPB, sehingga dapat melakukan update data, baik masyarakat positif terinfeksi covid-19, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP),” jelas Inovator SiCovid-19, Ardiansyah, dalam keterangan resmi, Selasa (31/3).

SiCovid-19 sebagai karya gabungan peneliti UI memiliki kemampuan untuk memetakan penduduk yang terinfeksi covid-19 dan persebaran lokasi pasien positif terinfeksi covid-19. Serta, membantu pemerintah untuk memetakan daerah yang rawan kasus infeksi baru.“UI akan terus mendukung pemerintah dalam menghadapi pandemik global dengan menghadirkan tim ahli dan peneliti untuk membantu [engendalian persebaran covid-19,” imbuh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Abdul Haris.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT