31 March 2020, 10:18 WIB

Gubernur Kalsel Pimpin Langsung Penanganan Virus Korona


Denny Susanto | Nusantara

GUBERNUR  Kalimantan Selatan Sahbirin Noor memimpin langsung upaya penanganan penyebaran wabah virus korona di wilayah tersebut. Kalsel dalam status tanggap darurat bencana virus korona dimana jumlah warga dinyatakan positif terjangkit virus korona sebanyak lima orang. Bersama Forkopimda, Gubernur Kalsel turun ke lapangan mengantisipasi dan menangani penyebaran virus korona. Kemarin Sahbirin Noor, memantau sejumlah kawasan perbatasan wilayah Kalsel dengan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Gubernur melakukan pengecekan posko penjagaan dan pemeriksaan kesehatan yang jadi lokasi penyaringan akses masuk ke Kalsel, salah satunya Posko Desa Karangan Putih, Kecamatan Kalua, Kabupaten Tabalong. 

"Paling tidak kita bisa memonitor, mendata, dan mengetahui orang yang berpotensi membawa penyebaran virus korona. Kalsel akan memberlakukan pengawasan ketat, melalui posko-posko di perbatasan," ujarnya. 

Selain itu gubernur juga melakukan roadshow kesiapan pemerintah kabupaten/kota dalam pencegahan dan penanganan penyebaran virus korona. Selasa (31/3) Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memimpin pelepasan tim disinfektan di markas Polda Kalsel. Banyak pihak mengapresiasi komitmen dan kerja keras gubernur Kalsel ini.

"Komitmen gubernur, pemerintah daerah,  Forkopimda dan seluruh masyarakat sangat diperlukan dalam upaya memberantas wabah virus korona ini," tutur Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Komisaris Besar Muhammad Rifai. 

Beberapa waktu lalu gubernur juga ikut membantu kegiatan penyemprotan disinfektan di sejumlah mesjid dan tempat ibadah         

Pantauan Media hingga Selasa (31/3), berdasarkan data Gugus Tugas Tanggap Darurat Penanganan Virus Korona Kalsel, tercatat jumlah warga terjangkit virus korona sebanyak lima orang. 

baca juga: Biaya Perjalanan Dinas OPD di Flotim Dipangkas Hingga 30%

"Ada peningkatan pasien yang terkonfirmasi positif korona dari satu pasien menjadi lima pasien," tutur Juru Bicara Tim Gugus Tugas Tanggap Darurat Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim.            

Sedangkan jumlah PDP sebanyak sembilan orang dan 1.162 orang dalam status orang dalam pemantauan (ODP). Tiga wilayah di Kalsel yaitu Kota Banjarmasin, Kabupaten Tabalong dan Banjar masuk kategori zona merah penyebaran virus korona. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT