31 March 2020, 05:20 WIB

WFH bagi ASN Diperpanjang hingga 21 April


Van/Ant/X-10 | Politik dan Hukum

KEMENTERIAN Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-Rebiro) memperpanjang masa kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi semua aparatur sipil negara (ASN) hingga 21 April mendatang.

Keputusan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) No 34 ­­Tahun 2020 tentang Perubahan SE No 19 Tahun 2020 tentang ­Penyesu­ai­an ­Sistem Kerja dari Rumah yang akan berakhir pada 31 Ma­ret 2020.

“Dalam surat edaran itu dise­butkan WFH diperpanjang hingga 21 April 2020,” ujar Sekretaris Menteri PAN-Rebiro Dwi Wahyu Atmaji dalam konferensi video, kemarin.

Dwi mengatakan perpanjang­an masa WFH tersebut lebih lanjut akan diatur setiap pimpinan instansi dan daerah.

Bagi kepala daerah, imbuh Dwi, harus menyesuaikan dengan situasi di daerah ma­sing-masing terkait penyebaran virus korona baru (covid-19).

“ASN bekerja di rumah, di la­pangan, akan diatur lebih lan­jut oleh setiap PPK (pejabat pembina kepegawaian) dengan situasi di daerah masing-masing, ada zona merah, zona kuning. Tentu WFH disesuaikan dengan zona itu,” kata Dwi.

Selain itu, melalui surat edar­an tersebut, Kementerian PAN-Rebiro juga menginstruksikan kepada semua instansi dan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan terhadap ASN yang terpapar virus korona. Hal itu untuk memantau dan memetakan penyebaran virus korona di lingkungan ASN.

Pada kesempatan terpisah, Menteri PAN-Rebiro Tjahjo Kumolo mengingatkan ASN bahwa perpanjangan masa kerja dari rumah bukan berarti libur.

‘’Tidak libur, tapi tetap kerja, (kami) terus memonitor mengawasi semua ASN yang bekerja baik di kementerian lembaga maupun yang ada di daerah,’’ katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan ASN yang bekerja dari rumah harus mematuhi aturan kerja yang telah ditetapkan dan ­menyertakan bukti kinerja karena tetap dihitung.
“Setiap ASN juga diminta jadwal rencana kerja dan penyampaian hasil kerja harian,’’ ujarnya.(Van/Ant/X-10)

BERITA TERKAIT