30 March 2020, 19:05 WIB

Kini, Jarak Keberangkatan Kereta LRT Jadi 30 Menit


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang status tanggap darurat bencana akibat virus covid-19 dari tanggal 6 April hingga 19 April 2020. PT LRT Jakarta pun melakukan perubahan kebijakan pada layanan operasi dengan mengubah jarak keberangkatan atau headway kereta dari 10 menit menjadi 30 menit.

"Kebijakan ini efektif berlaku Selasa tanggal 31 Maret 2020 dengan waktu operasional tetap dari pukul 06.00 sampai pukul 20.00 WIB," ujar General Manager Corporate Secretary LRT Jakarta, Arnold Kindangen dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (30/3).

Selain itu, penumpang Lintal Rel Terpadu (LRT) juga dibatasi maksimal 30 orang dalam kereta. Ini untuk tetap menjaga physical distancing atau menjaga jarak secara fisik, sebagai tindakan preventif penularan covid-19.

"Pembatasan penumpang itu untuk meminimalkan interaksi fisik antara petugas dengan penumpang," kata Arnold.

Baca juga: Anies: 283 Warga Jakarta Meninggal Selama Merebaknya Covid-19

Layanan LRT Jakarta per (24/3) lalu juga hanya menerima transaksi melalui kartu uang elektronik (KUE). Kebijakan itu berdasarkan atas pertimbangan kondisi tren jumlah penumpang dalam 1 minggu terakhir yang penurunannya lebih dari 85%.

Perubahan tren penumpang, diakui Arnold, mengalami penurunan secara signifikan semenjak imbauan social distancing diberlakukan.

Penurunan jumlah penumpang terjadi selama tujuh hari terakhir dari rata-rata sebelumnya di kisaran 4000-an penumpang menjadi 679 orang pada (21/3) lalu.

"Selasa 24 Maret juga turun menjadi 556 orang dan sampai di hari Minggu kemarin tanggal 29 Maret di jumlah 144 penumpang," pungkas Arnold. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT