30 March 2020, 12:18 WIB

BI :Sinergi Kebijakan Kunci Ketahanan Ekonomi


Suryani Wandari Putri Pertiwi | Ekonomi

Bank Indonesia (BI) menilai prospek pertumbuhan ekonomi domestik 2020 akan tertahan akibat meluasnya virus korona (Covid-19) yang menurunkan dan mengganggu proses produksi dan penawaran agregat yang kemudian menurunkan pertumbuhan ekonomi dunia, termasuk Indonesia pada 2020.

Menurut Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2019 yang diluncurkan  di Jakarta, Senin (30/3), pertumbuhan ekonomi dunia dan Indonesia diprakirakan akan kembali pada lintasan meningkat pasca berakhirnya dampak tekanan dari penyebaran covid atau kembali meningkat pada 2021 dan menguat dalam jangka menengah.

Prospek tersebut baginya ditopang oleh tiga elemen penting yakni Sinergi, Transformasi, dan Inovasi. 

"Sinergi kebijakan Bank Indonesia, Pemerintah, dan otoritas terkait akan terus diperkuat dan menjadi unsur sangat penting untuk menjaga ketahanan dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi," ungkapnya.

Sinergi juga akan mendukung percepatan transformasi ekonomi, yang ditopang berbagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, termasuk melalui penguatan sektor-sektor unggulan seperti manufaktur dan pariwisata, serta pengembangan ekonomi syariah.

Transformasi ekonomi juga berkaitan dengan berbagai upaya untuk terus menumbuh-kembangkan inovasi ekonomi-keuangan digital sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

Dalam evaluasi terhadap kinerja ekonomi 2019, LPI mencatat bahwa sinergi kebijakan yang ditempuh Pemerintah, Bank Indonesia, dan Otoritas terkait dapat membawa perekonomian Indonesia 2019 tetap berdaya tahan. Dalam kaitan ini, Pemerintah pada 2019 meningkatkan

stimulus kebijakan fiskal guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan tetap menjaga kesinambungan fiskal. Bank Indonesia menempuh bauran kebijakan yang akomodatif, melalui kebijakan moneter, kebijakan makroprudensial,

kebijakan sistem pembayaran, dan kebijakan pendukung lain, guna mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dan tetap menjaga stabilitas. Selain itu, berbagai kebijakan struktural tetap ditempuh oleh para pengambil kebijakan guna mempercepat peningkatan kapasitas perekonomian dalam jangka panjang dan mendukung transformasi perekonomian menjadi negara maju

Dengan ini stabilitas ekonomi nasional terjaga dan momentum pertumbuhan ekonomi tetap berlanjut, di tengah banyak negara lainnya berusaha keras meningkatkan kinerja ekonominya. Sinergi kebijakan diarahkan untuk mempertahankan stabilitas, mendorong pertumbuhan, dan mempercepat transformasi ekonomi menuju negara maju. Selain itu, berbagai pemangku kebijakan juga terus memperkuat kebijakan struktural untuk peningkatan kapasitas perekonomian. (E-1)

BERITA TERKAIT