30 March 2020, 12:04 WIB

Pahami Perbedaan Antiseptik dan Disinfektan


Atalya Puspa | Humaniora

KETUA Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan terdapat perbedaan yang signifikan antara cairan antiseptik dan disinfektan.

Antiseptik merupakan senyawa kimia yang berfungsi menghambat atau memperlambat pertumbuhan mikroorganisme hidup di permukaan tubuh manusia.

"Antiseptik digunakan untuk cuci tangan, membersihkan luka dan mengobati infeksi rongga mulut. Antiseptik bisa berbentuk batang atau cair," jelas Wiku melalui telekonferensi di Graha BNPB, Senin (30/3).

"Dalam rangka pencegahan virus korona (covid-19), antiseptik mulai bentuk batang hingga hand sanitizer dapat digunakan. Namun, dengan penggunaan tidak berlebihan, agar tidak menyebabkan iritasi kulit," imbuh Wiku.

Baca juga: Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Masyarakat Jadi Garda Terdepan

Lebih lanjut, dia menerangkan disinfektan ialah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah infeksi atau pencemaran virus dan kuman di permukaan benda mati. Misalnya, lantai, meja dan alat kesehatan.

Disinfektan tidak bisa digunakan untuk manusia karena berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit. "Dalam pencegahan covid-19, sebaiknya juga tidak dilakukan secara berlebihan seperti fogging. Hal itu bisa menimbulkan iritasi kulit, mata dan pernapasan," ungkapnya.

"Penggunaan antiseptik dan disinfektan dapat diganti dengan banyak mencuci tangan dan mencuci pakaian dengan sabun," tandas Wiku.(OL-11)

BERITA TERKAIT