30 March 2020, 11:41 WIB

BTN Siapkan Belanja Saham Perseroan Rp275 Miliar


Raja Suhud | Ekonomi

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menyiapkan dana Rp275 miliar untuk  melakukan pembelian saham perseroan berkode BBTN   di tengah fluktuasi harga saham seperti saat ini. 

Perseroan mengikuti anjuran dari OJK dan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi, melakukan stabilisasi harga saham dan meningkatkan kepercayaan pasar akan kinerja BTN ke depan dengan cara memberikan insentif variabel dalam bentuk Long Term Incentive (LTI) kepada pengurus bank dan pegawai.

Demikian Nixon LP Napitupulu, Direktur Finance, Planning and Treasury BTN dalam siaran pers yang diterima media di Jakarta, Senin (30/3).

Langkah ini merupakan dukungan perseroan terhadap program pemerintah untuk memperbaiki ekonomi dalam negeri khususnya dalam mengatasi kejatuhan harga saham BUMN di market pasca COVID-19 ditetapkan sebagai pandemic oleh WHO.

Baca juga : Ingat, Hari ini Bursa Efek Ditutup Lebih Cepat

Nixon menjelaskan pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp275 miliar untuk melakukan pembelian saham BBTN. Perseroan telah menunjuk perusahaan sekuritas sebagai perantara pedagang efek untuk melakukan pembelian saham tersebut. 

Perseroan telah menyiapkan skenario pembelian saham dengan tiga tahapan pembelian yang akan dimulai tahun ini  sebesar 50% dari total anggaran yang disiapkan. Kemudian dilanjutkan pada tahun 2021 dan 2022 dengan alokasi masing-masing 25% dari dana yang disiapkan untuk pembelian saham tersebut. 

"Jadi tahun 2020 kami sudah siap untuk melakukan pembelian saham dengan alokasi dana sebesar Rp137,5 miliar atau 50% dari total anggaran yang disiapkan sebesar Rp275 miliar, kata Nixon.

Menurut Nixon pembelian saham BBTN tersebut tidak akan mengganggu bisnis perseroan. Dia meyakini justru pembelian saham tersebut akan memberikan sentiment positif bagi kinerja perusahaan. 
"Karena  peruntukannya ditujukan untuk pengurus bank dan pegawai BTN, diharapkan dapat mendorong pelaksanaan budaya berbasis kinerja sekaligus meningkatkan nilai kapitalisasi dan stabilisasi harga saham perseroan," tegas Nixon.

Dalam perdagangan saham hari ini, saham BBTN diperdagangkan dalam rentang Rp830 hingga Rp890 per lembar saham. Harga saham Bank BTN dalam setahun terakhir ini memiliki nilai terendah di Rp815 dan tertinggi Rp2.750. (E-1)

BERITA TERKAIT