30 March 2020, 09:38 WIB

Desa di Flotim Gunakan Dana Desa Untuk Cegah Korona


Ferdinandus Rabu | Nusantara

UNTUK mencegah meluasnya virus korona, sejumlah desa di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan dana desa untuk dialokasikan bagi kegiayan pencegahan virus korona. Desa Mudakeputu, di Kecamatan Ile Mandiri misalnya, mengalokasikan dana desa untuk melindungi warganya dari penyebaran virus corona.

Dengan memanfaatkan dana  desa, Desa Mudakeputu membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan korona dan belanja sejumlah peralatan medis demi mendukung upaya pencegahan wabah korona di desa-desa. Pembentukan satgas tingkat desa ini melalui Surat Keputusan Kepala Desa Mudakeputu No.IV.Ta/2020. Pembiayaannya menggunakan alokasi dana  desa anggaran 2020 sekitar Rp60 juta.

Kepala Desa Mudakeputu, Yohanes Purin Weking saat dikonfirmasi Senin (30/3), mengakui pemeritah desa memberikan perhatian sangat serius terkait wabah korona ini dengan melakukan sejumlah upaya antisipatif termasuk mengalokasikan dana desa untuk kegiatan pencegahan korona tersebut.

"Kami telah membentuk posko pencegahan korona di desa kami. Alokasinya dari pagu dana desa sekitar Rp60 juta. Dana desa tersebut untuk belanja thermometer sistem digital untuk pemeriksaan suhu tubuh warga, belanja masker dan sejumlah sarana medis lainnya seperti sabun dan sanitizer. Kami sudah pesan alat-alat kesehatan tersebut dan dalam waktu dekat akan segera tiba. Selain itu juga kami menyiapkan cairan disinfektan untuk melakukan penyemporatan di rumah-rumah dan tempat-tempat publik," kata Yohanes. 

Menurut Yohanes sebagain besar masyarakat desa merupakan rumah tangga miskin sehingga harus mendapatkan perlindungan dan pencegahan wabah corona ini. Berdasarkan data Sistem Informasi Desa (SID), Desa Mudakeputu memiliki jumlah penduduk sebanyak 1035 jiwa, dimana 275 kepala keluarga bekerja di luar rumah. Desa Mudakeputu memiliki 83 Rumah Tangga Miskin (RTM) yang  membutuhkan perhatian serius pemerintah desa untuk melindungi warganya dari penyebaran virus korona.

baca juga: Beredar Pesan WAG Bandung Lockdown, Polisi: Itu Hoaks

"Rencananya akan segera dibagikan 1300 masker untuk masyarakat. Juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga, dengan menyiapkan 3 alat fogging dan bak serta sabun cuci tangan. Khusus untuk kegiatan penyemprotan disinfektan, akan dilakukan setiap hari 3 kali penyemprotan. Tidak hanya itu, petugas juga melakukan pengawasan secara ketat di pintu masuk desa, karena desa Mudakeputu menjadi jalur perlintasan masyarakat dari berbagai wilayah yang masuk maupun keluar Kota Larantuka. Sehingga petugas secara ketat memeriksa kondisi setiap warga dan akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan bagi warga dan juga kendaraan di pintu masuk desa, agar bisa terdeteksi secara dini demi mencegah penyebaran virus korona di desa ini," ungkap Yohanes. (OL-3)

BERITA TERKAIT