30 March 2020, 08:00 WIB

Beredar Link Kompensasi Listrik WFH , PLN : Itu Hoax


Raja Suhud | Ekonomi

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan bahwa kabar mengenai adanya kompensasi dari PLN kepada pelanggan karena ada kebijakan Work from Home (WFH), adalah formasi yang tidak benar alias hoaks

Link yang dibagikan melalui pesan berantai tersebut, adalah kompensasi yang pernah diberikan oleh PLN pada saat padam listrik yang terjadi pada Agustus 2019 lalu. Bukan kompensasi karena adanya Work From Home.

"Jadi bisa kami pastikan isu tersebut tidak benar," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka dalam pernyataan tertulisnya. 

Beredar mengenai pesan di dalam aplikasi chatting mengenai pendataan kompensasi listrik bagi masyarakat akibat adanya kebijakan WFH.

Dalam tautan melalui pesan WhatsApp tersebut, pengunjung akan diarahkan pada website yang berisikan data informasi pelanggan PLN.

Namun, pada dasarnya data tersebut adalah data yang diperlukan pada saat blackout atau pemadaman massal pada waktu lalu.

Sementara itu,  PLN menangguhkan sementara pencatatan dan pemeriksaan stand meter sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Sebagai gantinya, perseroan menerapkan kebijakan penghitungan rerata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir untuk pelanggan pascabayar. Itu mulau berlaku untuk pembayaran rekening bulan April. Dengan kata lain, pembayaran untuk rekening bulan April menggunakan penghitungan data historis rerata pemakaian kWh pada Desmber, Januari dan Februari.  (Ant/E-1)

BERITA TERKAIT