29 March 2020, 19:52 WIB

​​​​​​​Empat Skema Selamatkan UMKM akibat Covid-19


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

SEKRETARIS Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Rully Indrawan mengatakan, diperlukan beberapa skema bagi pelaku UMKM yang terpukul karena pandemi virus korona (covid-19) dan menyebabkan mereka tidak mampu membayar pinjaman.

Melalui keterangan resmi yang diterima, Minggu (29/3), ia menyatakan setidaknya ada empat skema yang didorong oleh Kemenkop UKM. Pertama ialah relaksasi dari perbankan dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB KUMKM) kepada pinjaman koperasi.

Kedua, pinjaman khusus kepada koperasi yang mengalami kesulitan likuiditas karena kebijakan relaksasi internal atau karena mengeluarkan kebijakan baru guna membantu anggotanya yang usahanya terganggu karena virus korona.

Ketiga, pembebasan pajak koperasi pada objek terkait dan keempat ialah mencegah keluarnya kebijakan sepihak dari pemerintah daerah yang merugikan kredibilitas dan keberlangsungan koperasi.

"Saat ini keadaan tidak normal yang kurang menguntungkan bagi siapapun, termasuk bagi pemerintah. Jadi jangan sekali-kali ingin menangguk keuntungan sendiri dari keadaan ini," ujar Rully.

Baca juga: Pemerintah Diminta Hemat Anggaran dan Fokus Tangani Wabah Korona

Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo menyatakan, pihaknya tengah menghitung dan mengkaji relaksasi yang ditujukan kepada UMKM.

"LPDB akan memperhatikan koperasi-koperasi sebagai mitra untuk melakukan relaksasi. Misalnya, restrukturisasi terkait masalah penundaan pembayaran," terangnya.

Supomo menambahkan, tidak menutup kemungkinan LPDB mengikuti langkah dan kebijakan relaksasi seiring dengan apa yang dilakukan OJK.

"Kami sedang memikirkan hal itu kepada mitra-mitra koperasi. Untuk kondisi seperti sekarang ini, tidak ada keuntungan yang tidak menurun. Intinya, LPDB siap melakukan relaksasi terhadap mitra-mitra koperasinya," pungkas Supomo. (A-2)

BERITA TERKAIT