29 March 2020, 18:52 WIB

Pemerintah Kembali Ingatkan Pentingnya Isolasi Diri


Andhika Prasetyo | Humaniora

HINGGA 29 Maret, pemerintah telah memeriksa 6.500 spesimen dari orang-orang yang diduga terinfeksi Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 1.285 di antara mereka dinyatakan positif.

"Pada hari ini ada penambahan 130 kasus baru sehingga total pasien positif mencapai 1.285 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (29/3).

Baca juga: Jubir Wapres: Pemda Diminta Berkoordinasi dalam Karantina Wilayah

Dalam sehari terakhir, pemerintah mencatat terdapat 5 pasien positif yang telah dinyatakan pulih dan lepas perawatan rumah sakit. Dengan begitu, jumlah kasus yang telah disembuhkan mencapai 64 orang.

Sayangnya, angka kematian masih terus bertambah. Yuri menyebut, dalam 24 jam terakhir, ada 12 pasien positif yang meninggal sehingga total korban tewas akibat Covid-19 mencapai 114 orang.

"Kita harus menyadari betul bahwa kondisi ini menggambarkan, di luar sana, di masyarakat, masih ada kasus positif yang belum melaksanakan isolasi," tuturnya.

Hal itu diperparah dengan masih banyaknya orang-orang yang sehat juga masih bepergian ke luar rumah dan tidak menjaga jarak saat beraktivitas, tidak rajin cuci tangan dengan sabun dan tidak memakai masker saat berada di kerumunan.

"Oleh karena itu, terus kita sampaikan, upayakan tetap di rumah. Sekalipun terpaksa harus keluar rumah, jaga jarak, hindari kerumunan, gunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun dan hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan," tandasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT