29 March 2020, 06:35 WIB

Gunung Merapi Kembali Erupsi Setinggi 3.000 Meter


Ferdian Ananda Majni | Nusantara

Gunung Merapi kembali erupsi pada Sabtu (28/3) kira-kira pukul 19.25 WIB. Tinggi kolom erupsi mencapai 3.000 meter. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 75 mm dan durasi lebih kurang 4 menit 3 detik.

Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary Tirto Djatmiko mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Saat ini Gunung Merapi berada pada Status Level II (Waspada).

"Dengan rekomendasi, potensi ancaman bahaya saat ini berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava dan jatuhan material vulkanik dari letusan eksplosif," kata Hary dalam keterangannya, Minggu (29/3).

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 2 Kilometer

Menurutnya, area dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi agar tidak ada aktivitas manusia. Oleh karena itu, masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik dari kejadian awan panas atau letusan eksplosif.

"Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi," jelasnya.

Informasi aktivitas Gunung Merapi dapat diakses melalui radio komunikasi pada frekuensi 165.075 Mhz, melalui telepon (0274) 514180/514192, website www.merapi.bgl.esdm.go.id, dan media sosial BPPTKG (facebook: infobpptkg, twiter: @bpptkg). (Ol-14)

 

BERITA TERKAIT