29 March 2020, 04:00 WIB

Arifin Putra Ajak Terapkan Gaya Hidup Hijau


Ferdian Ananda Majni | Weekend

Diakuinya, mendekatkan diri dengan alam membuat hidupnya lebih seimbang. Ia berbagi rasa itu saat peringatan Earth Hour 2020 tadi malam di tengah pandemi covid-19 yang belum usai.

SEBAGAI aktor, Arifin Putra, 32, telah memerankan berbagai karakter dalam sederet film yang dibintanginya, antara lain sebagai Alex dalam film Lost in Love (2008), Banjar di Negeri Van Oranje (2015), Satya dalam Sabtu Bersama Bapak (2016), serta Reza dalam The Professional (2016).

Tidak hanya itu, Arifin juga sempat memerankan Barata dalam serial Halfworlds yang tayang perdana di HBO pada 2015 dan disiarkan di 26 negara. Bahkan, kepiawaian Arifin memerankan Uco dalam film The Raid 2 (2014) sukses mengantarkannya meraih penghargaan sebagai pemeran pendukung pria terbaik di Piala Maya 2014.

Bukan hanya di dunia film, laki-laki yang mengawali karier di MTV VJ Hunt pada 2003 itu juga aktif menyuarakan isu-isu lingkungan. Ia merupakan Duta Dugong and Seagrass Conservation Project (DSCP) Indonesia dan tergabung dalam proyek penyelamatan satwa dan lingkungan di organisasi penyelamat satwa WWF Indonesia.

Saat peringatan Earth Hour 2020 pada 28 Maret tadi malam, misalnya, ia gencar mengajak seluruh masyarakat untuk melestarikan alam yang telah memberikan segala sesuatunya untuk kehidupan manusia.

Earth Hour diperingati setiap 28 Maret dengan mematikan lampu dan alat elektronik yang tidak terpakai selama 1 jam di rumah hingga ikon-ikon kota. Akan tetapi, tahun ini, peringatan Earth Hour dilakukan secara virtual dan tidak berkumpul ramai-ramai demi mencegah penyebaran virus korona baru (covid-19). "Tahun ini Earth Hour akan go virtual," ucapnya dalam akun Instagram, kemarin.

Peringatan Earth Hour dilaksanakan serentak di 33 kota di Indonesia melalui aplikasi Instagram (Instagram Live) di akun @ehindonesia pada pukul 20.30-21.30 WIB, tadi malam.

Meski berada di dalam karantina mandiri di rumah-rumah, Arifin menilai masyarakat Indonesia tetap bisa berpartisipasi aktif menghemat energi dengan cara-cara sederhana. Misalnya, dengan mematikan alat elektronik di rumah yang tidak perlu dipakai.

"Atau memasak dengan menggunakan bahan yang mengandung plant-based karena itu bisa membantu carbon footprint (jejak karbon) kita," ucap laki-laki kelahiran Jerman itu saat konferensi pers virtual Earth Hour di Jakarta, Jumat (27/3).

Berkebun hidroponik

Bukan hanya bicara, Arifin mengaku telah mempraktikkan gaya hidup 'hijau' itu di tempat tinggalnya. Meski hidup di dalam apartemen, Arifin mengaku masih leluasa berkebun dengan menggunakan teknik hidroponik. Luas lahan yang terbatas seperti di apartemen tidak menjadi kendala berarti buatnya. Ia sudah aktif berkebun secara hidroponik dengan menanam tanaman buah tomat ceri yang telah dua kali ia lakukan di tempat tinggalnya.

"Aku menanam tomat ceri sudah yang kedua kalinya. Rasanya enak, cuma enggak semanis tomat yang biasa kita beli di supermarket," ujar pemain film Foxtrot Six (2019) itu.

Menurutnya, berkebun ialah kegiatan yang memberikannya kepuasan lebih ketimbang kegiatan lain. Selain mudah dilakukan, berkebun juga membentuk gaya hidup sehat. "Banyak hal yang bisa kita lakukan di rumah, seperti 'hidup hijau di dalam rumah'," kata Arifin yang mengisolasi dirinya selama pandemi covid-19, mengikuti imbauan pemerintah.

Meski rasa tomat ceri tidak terlalu manis, Arifin menyebut ada kepuasan tersendiri ketika tanaman yang ditanamnya dipanen dan dinikmati bersama keluarga dan kerabat. Selain membuat kebun hidroponik, ia bahkan membuat pupuk sendiri dari limbah-limbah rumah tangga. "Ada kompos kecil dengan sampah-sampah organik," sebutnya. (Ant/H-2)

BERITA TERKAIT