28 March 2020, 20:14 WIB

Turki Tangguhkan Semua Penerbangan Internasional


Nur Aivanni | Internasional

PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan memberlakukan pembatasan tambahan untuk menahan penyebaran virus korona di negara itu.

Pada Jumat (27/3), Erdogan mengumumkan penangguhan semua penerbangan internasional ke dan dari Turki serta pengawasan yang ketat terhadap perjalanan domestik.

Per Jumat, jumlah kematian terkait virus korona di Turki telah meningkat menjadi 92, sementara total kasus mencapai 5.698.

Langkah-langkah pembatasan baru termasuk meminta persetujuan dari gubernur lokal sebelum melakukan perjalanan antarkota dan penutupan area piknik, hutan dan situs arkeologi selama akhir pekan.

Erdogan tidak memberikan batas waktu kapan pembatasan tersebut akan berakhir. "Durasi tindakan ini akan tergantung pada tekad rakyat kami untuk mengikuti instruksi," kata Erdogan, seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (28/3).

"Insya Allah, kami akan mengatasi masalah ini dalam waktu sesingkat mungkin jika semua langkah benar-benar diikuti," tambahnya.

Presiden mengatakan langkah-langkah tersebut akan dilaksanakan dengan pengawasan yang lebih besar di 30 wilayah metropolitan, termasuk empat kota terpadat di negara itu, yaitu Ankara, Istanbul, Kocaeli dan Izmir.

Dia meminta warga untuk secara sukarela mengisolasi diri jika mereka merasa tidak sehat. "Kita bisa melihat dari seluruh dunia apa yang terjadi ketika orang tidak mematuhi aturan. Lihat Amerika Serikat," katanya. (Al Jazeera/OL-8)

BERITA TERKAIT