28 March 2020, 16:35 WIB

Wali Kota Pastikan Tasikmalaya Lockdown Mulai Selasa (31/3)


Kristiadi | Nusantara

KOTA Tasikmalaya, Jawa Barat, akan memberlakukan karantina wilayah atau lockdown serta melarang angkutan memasuki wilayah itu. Mulai dari kendaraan darat, udara, maupun kereta api.

"Kami sudah menyepakati bersama tim gugus tugas percepatan covid-19 tentang rencana karantina wilayah akan dilakukan pada Selasa (31/3) supaya memutus mata rantai virus korona dan menyelamatkan masyarakat," kata Wali Kota Tasikmalaya dan sebagai Ketua Krisis Center Covid-19, Budi Budiman, Sabtu (28/3).

Baca juga: Pemerintah Segera Tutup Arus Transportasi ke Luar Jakarta

Baca juga: Warga Brebes Mulai Sulit Cari Jalan ke Tegal

Budi mengatakan, kebijakan tersebut memang sangat berat tetapi harus dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan masyarakat. Apalagi, kasus penderita virus korona (covid-19) di Kota Tasikmalaya meningkat menjadi Pasien Dalam Pemantaun (PDP) 11 orang, lima orang positif covid-19, dan salah seorang di antaranya meninggal dunia.

"Kota Tasikmalaya telah darurat bencana dan status juga ditingkatkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) dengan jumlah PDP positif 5 orang dari 11 orang. Dan satu pasien yang meninggal telah dimakamkan meski sempat terjadi penolakan oleh warga setempat. Langkah karantina wilayah (lockdown) itu semua angkutan dilarang melintas," ujarnya.

Baca juga: Pengemudi Bentor di Tarutung mulai Biasakan Pakai Hand Sanitizer

Budi mengungkapkan, untuk meminimkan pemudik dari berbagai daerah, tim gugus tugas akan berupaya mendirikan posko di titik perbatasan.

Baca juga: ASN di NTT Sumbang Biaya Perjalanan Dinas untuk Tangani Covid-19

"Kami meminta supaya pemudik jangan dulu pulang dan berharap agar mereka tinggal di rumah masing-masing karena selama ini Kota Tasikmalaya sudah darurat bencana dan dinyatakan statusnya menjadi KLB," paparnya. (X-15)

 

 

BERITA TERKAIT