28 March 2020, 16:01 WIB

ASN di NTT Sumbang Biaya Perjalanan Dinas untuk Tangani Covid-19


Palce Amalo | Nusantara

APARATUR Sipil Negara (ASN) Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT)  menyumbangkan biaya perjalanan dinas mereka selama enam bulan untuk  membiayai penanganan pandemi virus korona.

"Perjalanan dinas selama enam bulan ke depan digunakan untuk menangani dampak covid-19," kata Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Sabtu (20/3).

Pemprov NTT telah menempuh berbagai cara untuk mengumpulkan cukup anggaran bagi pencegahan dan penanganan pasien terpapar virus korona. Sesuai instruksi presiden, menurut Laiskodat, pihaknya telah mendesain ulang anggaran 2020. "Kita harus  menyiapkan sungguh-sungguh pikiran dan tenaga, termasuk menyiapkan desain anggaran untuk bagaimana kita berhadapan dengan covid-19," tambahnya.

Baca juga: Sumut Tambah 720 Dokter untuk Ruang Isolasi Virus Korona

Saat ini, NTT telah mengalokasikan anggaran dari APBD 2020 sebesar Rp60 miliar bagi penananganan virus korona. Selain itu, berbagai pihak mulai mendonasikan anggaran untuk penanganan virus korona.

Baca juga: Pandemi Korona, Adaro dan Industri Kayu di Kalsel Tetap Operasi

Viktor juga minta bupati dan wali kota juga mengikuti instruksi presiden dengan mendesain ulang APBD 2020. "Dampak virus korona tidak hanya masalah kesehatan tapi juga  masalah sosial dam ekonomi masyarakat. Kita harus siap," tandasnya.

Baca juga: Positif Korona, Anggota FPDIP DPRD Jawa Barat Wafat

Sementara itu, Bank NTT telah membuka rekening untuk mengumpulkan anggaran bagi penanganan virus korona. Adapun karyawan Bank NTT telah mengumpulkan Rp275 juta yang akan disumbangkan dalam bentuk barang untuk memperkuat tim medis yang  menangani pasien covid-19.

"Untuk saat ini, Bank NTT membantu dengan apa yang ada, untuk memastikan bahwa kita ada dalam posisi yang sama membuat masalah ini bisa terselesaikan," kata Direktur Utama Bank NTT Izhak Eduard Rihi.(X-15)

BERITA TERKAIT