28 March 2020, 12:04 WIB

Gaungkan Pesan, Instagram Luncurkan Stiker di Rumah Aja


Melalusa Susthira K | Weekend

PADA hari-hari biasanya, pengguna Instagram di seluruh dunia kerap mengisi instastory mereka dengan foto atau video konser, festival, acara olahraga, pesta, dan ajang sosial lain. Namun ketika pandemi covid-19 merebak, Instagram baru saja merilis beberapa fitur teranyarnya yang mendukung imbauan untuk menerapkan penjarakan fisik (physical distancing) dan kerja dari rumah (work from home). Di antaranya ialah meluncurkan stiker “stay home” atau “Di Rumah Aja” dan panggilan video yang tak biasa.

Stiker terbaru Instagram “Di Rumah Aja” tersebut dapat digunakan layaknya mengunggah instastory seperti biasa, lalu klik ikon stiker dan pilih stiker “Di Rumah Aja” yang berada paling atas. Stiker “Di Rumah Aja” nanti akan muncul dalam bentuk tulisan, namun dapat pula diganti menjadi ikon gambar rumah saja dengan cara mengkliknya sekali lagi.

Nantinya, akun-akun yang diikuti dan sama-sama menggunakan stiker “Di Rumah Aja” dalam instastorynya akan digabungkan jadi satu kompilasi. Dalam pernyataan resminya, Instagram menyebut hal itu dimaksudkan guna melihat bagaimana orang-orang saat ini mempraktekan penjarakan fisik guna mengurangi risiko penularan covid-19.

Adapun untuk membantu orang agar tetap terhubung saat menerapkan penjarakan fisik,  Instagram juga meluncurkan fitur panggilan video baru yang dapat dilakukan bersama-sama sekaligus. Tak seperti panggilan video biasa, fitur baru tersebut memungkinkan orang melihat unggahan Instagram bersama-sama saat panggilan video sedang dilangsungkan.

Untuk memulai panggilan video tersebut, hanya perlu mengklik ikon panggilan video di kotak pesan masuk. Kemudian untuk membagikan unggahan foto atau video yang disimpan, disukai, atau disarankan hanya tinggal mengetuk gambar foto di sudut kiri bawah dalam panggilan video yang sedang berlangsung.

Selain itu Instagram berupaya mengurangi informasi yang tidak akurat seputar covid-19, dengan berupaya menghapus beberapa konten terkait covid-19 dari penjelajahan, kecuali diunggah oleh organisasi kesehatan yang kredibel. Instagram juga melarang penayangan iklan produk-produk yang merujuk pada covid-19, yang sengaja menciptakan situasi mendesak, memberikan jaminan penyembuhan atau kekebalan dari penularan covid-19, hingga konten yang mempromosikan pasokan medis tertentu, termasuk masker. (M-4)

BERITA TERKAIT