27 March 2020, 10:15 WIB

Zikir Keliling Untuk Tolak Virus Korona di Aceh Utara


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

RATUSAN warga Desa Aron Pirak, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, melakukan zikir bersama sambil jalan kaki berkeliling seluruh pelosok kampung setempat, pada Kamis (26/3) malam. Itu merupakan cara ikhtiar mereka untuk memohon doa agar terhindar dari wabah penyakit berbahaya Covid-19. Zikir tolak bala sambil jalan kaki itu, diawali setelah Salat Magrib berjemaah di musalla desa setempat. Upacara tradisi keagamaan ini dipimpin oleh Teungku Hasballah Imam Meunasah Desa Aron Pirak.

"Kami tidak menguasai ilmu medis untuk menangani Virus Corona. Ini cara kami berusaha melalui ikhtiar dan berdoa kepada Allah supaya penyakit berbahaya ini segera berakhir" tutur Muhammah Itam, tokoh masyarakat Desa Arun Pirak, Kamis (26/3).

Hal itu adalah tradisi turun temurun yang sering dilakukan pendahulu mereka untuk menolak bala. Misalnya ketika datang wabah penyakit menular, serangan hama tanaman padi dan musim kemarau. Ratusan tahun silam di Aceh pernah terjadi wabah penyakit menular berbahaya yang dinamakan thaun ija brok (thaun kain busuk). Sesuai penuturan orang-orang tua di Aceh, penyakit itu juga melalui penyebaran virus.

baca juga: Anjuran Tinggal di Rumah, Permintaan Elpiji Meningkat

Kala itu banyak sekali penduduk Aceh meninggal karena tidak ada penanganan medis efektif atau vaksin anti virus tersebut. Di antara cara supaya terhindar dari wabah thaun uja brok warga Aceh kala itu melakukan zikir dan berdoa kepada Allah sambil berjalan kaki mengelilingi perkampungan mereka. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT