27 March 2020, 09:47 WIB

NasDem Tuding Panlih Wagub DKI tidak Peka


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA Fraksi NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino menilai, selama ini, panitia pemilihan (panlih) DPRD memaksakan pelaksanaan pemilihan wakil gubernur di tengah pandemi Covid-19.

"Panlih kurang bijak melihat keadaan. Mereka itu kan anggota dewan juga mustinya peka dong dengan kondisi darurat bencana Gubernur sudah keluarkan edaran tanggap darurat bencana Covid-19," kata Wibi kepada Media Indonesia, Jumat (27/3).

Panlih, atas kesepakatan pimpinan DPRD, menunda pelaksanaan pemilihan DKI-2 tersebut. Seharusnya pemilihan dilakukan pada (23/3), namun urung dilaksanakan. Lalu, pada rapat badan musyawarah, kemarin, Kamis (26/3), disepakati pelaksanaan pemilihan wagub pada (6/4) mendatang.

Baca juga: Pemilihan Wagub Ditunda, Panlih tidak Perlu Perpanjang SK

Namun, Wibi melihatnya seharusnya anggota DPRD fokus pada bantuan untuk warga yang terdampak Covid-19.

"Mestinya semua energi kita fokus ke situ (Covid-19) dulu. Ini harus ditunda dulu dong," kata Wibi.

Seperti diketahui, alasan dipilihnya pelaksanaan pemilihan wagub pada (6/4) lantaran usai ditetapkanya masa tanggap pandemi Covid-19 oleh Gubernur Anies Baswedan. Wibi pun mengatakan bahwa bisa saja masa tanggap itu akan diteruskan.

"Berdasarkan info yang saya punya, sepertinya diperpanjang (masa tanggap Covid-19). Hal itu mengikuti pemerintah pusat," jelas Wibi.

Ia mengatakan, Fraksi NasDem pun menyerahkan keputusan tersebut kepada pimpinan DPRD. Selain pihaknya, yang meminta ditunda pemilihan wagub adalah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (OL-1)

BERITA TERKAIT