27 March 2020, 06:54 WIB

Bendung Covid-19, Tiongkok Pangkas Penerbangan Internasional


Nur Aivanni | Internasional

TIONGKOK akan secara drastis memangkas rute penerbangan internasional dan melarang masuk warga asing yang kembali ke negara itu untuk membendung penyebaran wabah virus korona (Covid-19).

Tiongkok belum melaporkan adanya infeksi Covid-19 domestik baru selama dua hari berturut-turut. Tetapi, para pejabat telah meningkatkan kekhawatirannya tentang jumlah kasus impor yang sekarang telah melampaui angka 500.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dalam sebuah pernyataan, mengatakan warga asing yang tinggal di Tiongkok dengan visa yang sah dan izin tinggal akan diblokir untuk kembali ke negara itu.

Baca juga: Kasus Covid-19 di AS Terbanyak di Dunia

"Penangguhan itu adalah tindakan sementara karena Tiongkok terpaksa mempertimbangkan situasi wabah," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (27/3).

Sebagian besar dari 500 infeksi impor melibatkan warga negara Tiongkok yang kembali ke rumah, menurut kementerian urusan luar negeri.

Diplomat dan awak maskapai dan kapal internasional masih akan diizinkan masuk ke negara itu, menurut pernyataan itu.

Penerbangan dari Tiongkok akan dibatasi hanya pada satu rute per pekan ke setiap negara dengan maskapai internasional juga hanya diizinkan satu rute.

Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok juga mengatakan beban penumpang dalam penerbangan keluar-masuk Tiongkok tidak boleh melebihi 75%.

Rute penerbangan yang disesuaikan itu diharapkan mulai berjalan pada 29 Maret. Semua penerbangan internasional menuju Beijing pun telah dialihkan ke pusat kota lainnya.

Banyak kota-kota di Tiongkok, termasuk Beijing dan Shanghai, telah memberlakukan karantina wajib selama 14 hari untuk semua kedatangan dari luar negeri.

Ada hampir 1.100 penerbangan penumpang internasional yang dijadwalkan tiba di Tiongkok minggu ini. (OL-1)

BERITA TERKAIT