26 March 2020, 22:20 WIB

Antisipasi Covid-19, 21 Pasar Tradisional Disemprot Disinfektan


Yoseph Pencawan | Nusantara

Pemerintah Kota (Pemkot) Medan terus bekerja keras untuk menangani wabah covid-19 di wilayahnya. Upaya yang dinilai dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas adalah dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di pasar-pasar tradisional.

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap 21 pasar tradisional di kotanya.

"Kami melakukan penyemprotan pasar karena setiap hari dipenuhi para pengunjung untuk melakukan transaksi jual beli," ujarnya, Kamis (26/3).

Dengan penyemprotan ini diharapkan virus korona tidak menyebar luas, sehingga masyarakat dan pedagang dapat merasa lebih tenang dan nyaman.

Pasar-pasar yang disemprot, antara lain Pusat Pasar Medan, Pasar Sambu, Pasar Sambas, dan Pasar Kemiri. Selain itu, Pasar Kampung Lalang, Pasar Sunggal, Pasar Helvetia, Pasar Glugur, dan Pasar Sentosa Baru.

Baca juga: Pemkab Cianjur dan Polres Semprot Disinfektan di Jalan Protokol

Sebelumnya, Perusahaan Daerah Pasar Kota Medan memastikan tidak akan melakukan penutupan sementara pasar tradisional di daerahnya terkait dengan wabah covid-19.

Plt Direktur Utama PD Pasar Medan, Nasib mengatakan tidak mungkin seluruh pasar tradisionil ditutup karena selama ini pasar tradisional menjual seluruh kebutuhan pokok masyarakat. "Jika pasar ditutup, masyarakat akan kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok," ungkapnya.

Terkait dengan wabah korona, kata dia, PD Pasar akan melakukan upaya pencegahan. "Penyemprotan cairan disinfektan terhadap 54 pasar tradisional di Medan akan dilakukan secara bertahap. Selain itu, PD Pasar Medan juga menyediakan hand sanitizer bagi masyarakat untuk membersihkan tangan ketika berbelanja," tuturnya.

Dia juga meminta warga Medan untuk tidak panik dan tidak perlu melakukan pembelian bahan pokok dalam jumlah besar. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT