26 March 2020, 17:19 WIB

Dicari, 4.000 Relawan Tenaga Medis Hadapi Korona


Andhika Prasetyo | Humaniora

GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengajak masyarakat dengan latar belakang tenaga medis untuk menjadi relawan dan berjuang untuk kemanusiaan. Karena jumlah tenaga medis di Indonesia masih terbatas untuk menangani kasus covid-19.

Anggota Tim Gugus Tugas Andre Rahardian mengungkapkan Indonesia membutuhkan tambahan sekitar 1.500 dokter spesialis paru, dokter anastesi dan dokter umum serta 2.500 perawat.

"Kita juga butuh relawan untuk bagian administrasi rumah sakit sampai sopir ambulan. Ini semua akan kita terima sebagai persiapan menghadapi pandemi," ujar Andre di Kantor BNPB, Kamis (26/3).

Adapun, bagi para mahasiswa tingkat akhir, mereka bisa bergerak sebagai konsultan kesehatan melalui media atau platform daring.

"Mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir menjadi lapis kedua, sebagai bagian dari upaya pencegahan. Mereka bisa membantu konsultasi baik psikologis maupun medis yang akan dilakukan melalui platform online," tuturnya.

Andre menyebut pembukaan pendaftaran secara masif akan mulai dilaksanakan pada Jumat (27/3).

"Kita bekerja sama dengan banyak pihak yang juga sudah melakukan pengumpulan dan mengajak relawan-relawan. Mereka semua nanti bisa diintegrasikan dengan kita sehingga berada dalam data base yang komplet yang real time," katanya.

Pada Kamis (26/3), Gugus Tugas telah meluncurkan microsite di website BNPB untuk menerima pendaftaran para relawan. Microsite tersebut busa dikunjungi melalui http://relawan.bnpb.go.id/covid19. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT