26 March 2020, 16:58 WIB

Pengemudi Ojol Minta Disediakan Bilik Disinfektan


Hilda Julaika | Ekonomi

KETUA Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengatakan seharunya pemerintah maupun perusahaan bisa menyediakan disinfektan untuk atribut pengemudi ojek online (ojol). Hal ini disebabkan para pengemudi ojol bekerja di lapangan yang cenderung rawan terpapar virus korona (Covid-19).

“Kita inginkan juga ada perhatian dari Pemerintah untuk disinfektasi atribut-atribut kami. Khususnya bagi para pekerja lapangan karena antribut kami paling rawan terpapar juga. Seperti jaket maupun helm,” celetuknya kepada Media Indonesia Kamis siang ini, (26/3).

Nantinya, sambung Igun, skema penerapan disinfektan ini bisa dalam bentuk bilik penyemprotan disinfektan. Bilik ini bisa dihadirkan di jalan-jalan protokol sehingga pengemudi ojol yang lewat bilik disinfektan tersebut bisa melakukan penyemprotan. Bahkan Igun menyebutkan, kendaraan lainnya pun bisa  menggunakan disinfektan itu.

“Membuat bilik penyemprotan disinfektan. Jadi pengemudi disediakan bilik-bilik disinfektan di jalan-jalan protokol. Jadi tidak hanya pengemudi ojol tapi kendaraan yang lewat juga bisa menggunakan itu,” saran Igun.

Menurut Igun, baiknya pemerintah maupun perusahaan menyediakan disinfektan ini disemua zoba wilayah operasi ojol. Baik yang sudah merupakan zona merah Covid-19 ataupun yang belum ada paparan. Mengingat antisipasi penyebaran Covid-19 perlu dilakukan agar tak semakin masif menghinggapi semua daerah di Indonesia.

“Kita ingin sampaikan agar pemerintah memperhatikan jaring pengaman ekonomi penyangga bagi para pengemudi ojol. Apabila pandemi Covid-19 ini makin memprihatinkan sehingga nanatinya pengemudi ojol tidak bisa beroperasi di jalanan lagi dan kehilangan pemasukan,” tandasnya. (M-4)

BERITA TERKAIT