26 March 2020, 16:10 WIB

Gubernur Anies Siapkan Aturan Larang Warga Tinggalkan Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mempersiapkan dasar hukum untuk bisa melarang warga keluar Jakarta secara total.

Pembahasan dilakukan bersama berbagai pihak termasuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pemerintah pusat.

"Nanti kita bicarakan bersama-sama di Gugus tugas langkah-langkah hukum yang bisa kita lakukan supaya kita bisa kerjakan dengan dasar yang kuat," kata Anies di Jakarta, Kamis (26/3).

Baca juga: DPRD Minta Anies Geser Dana Formula E untuk Tambah BTT Covid-19

Upaya itu terkait penyebaran pandemi covid-19 yang meluas. Kini jumlah kasus positif di Jakarta menjadi 495 kasus. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau sejumlah 463 orang. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat jumlahnya mencapai 608 orang.

Baca juga: 50 Petugas Medis di Jakarta Positif Covid-19

Anies mengaku baru bisa mengeluarkan imbauan bagi warga Jakarta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah atau bepergian ke luar Jakarta. Padahal, saat ini siapapun berpotensi menjadi pembawa (carrier) virus.

"Secara imbauan saya sudah sampaikan dua minggu lalu jangan pulang kampung. Jangan tinggalkan Jakarta demi kebaikan masyarakat," kata Anies.

Baca juga: DKI Jakarta Siapkan 4 Hotel untuk Asrama Tenaga Medis Covid-19

Adapun terkait pembubaran kerumunan massa telah dilakukan Pemprov DKI bekerja sama dengan Polda Metro Jaya serta Kodam Jaya.

Tidak hanya itu, Pemprov DKI juga menggelar rapid test di okasi-lokasi yang diperkirakan memiliki potensi tinggi penularan.

"Kegiayan yang sifatnya pengumpulan massa sudah kita intensifkan. Perkumpulan dari massa yang berasal dari banyak negara kita datangi. Yang risikonya tinggi kita tes di situ," tegasnya.(X-15)

BERITA TERKAIT