26 March 2020, 15:56 WIB

DPRD Minta Anies Geser Dana Formula E untuk Tambah BTT Covid-19


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Pemprov DKI menambah anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang saat ini sebesar Rp188 miliar.

Penambahan itu harus dilakukan agar Pemprov DKI maksimal menangani pandemi virus korona (covid-19). Salah satu penggunaan BTT antara lain untuk memberikan bantuan bagi pekerja dengan upah harian yang terdampak covid-19.

Baca juga: DPRD Batasi Partisipan dalam Pemilihan Wagub DKI

Penambahan anggaran BTT bisa diambil dari anggaran-anggaran yang saat ini tidak lagi menjadi prioritas seperti Formula E, LRT hingga perjalanan dinas.

"Saya sudah meminta Pak Gubernur untuk top up BTT diambil dari program yang dianggap tidak prioritas, misalnya Formula E, LRT, PMD yang bisa ditunda. Kemudian dari perjalanan dinas, makan, karena dalam pandangan kami yang perlu diberikan bantuan sosial itu ada 1,1 juta jiwa," kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Kamis (26/3).

Baca juga: 50 Petugas Medis di Jakarta Positif Covid-19

Ia memprediksikan DKI membutuhkan dana antara Rp3 triliun sampai Rp4 triliun untuk memberikan bantuan bagi para pekerja lepas selama wabah covid-19 masih berlangsung.

"Ya saya dapat SMS dari tukang kopi keliling yang pendapatannya hilang karena kantor pada tutup. Ya untuk mereka ini. Tapi harus yang ber-KTP DKI," kata politikus Partai Gerindra itu.

Baca juga: DKI Jakarta Siapkan 4 Hotel untuk Asrama Tenaga Medis Covid-19

Pemerintah pusat telah mengeluarkan serangkaian kebijakan untuk meringankan beban masyarakat yang penghasilannya berkurang karena terdampak pandemi covid-19 termasuk bagi para pekerja dengan upah harian dalam bentun bantuan langsung tunai (BLT).

Anggaran kartu prakerja yang semula digelontorkan untuk pengayaan keterampilan para angkatan kerja yang belum mendapat pekerjaan akan dialihkan menjadi BLT.(X-15)

BERITA TERKAIT