26 March 2020, 12:31 WIB

Jateng Kini Punya Laboratorium Untuk Korona di Salatiga


Haryanto | Nusantara

PENANGANAN  virus corona di Jawa Tengah dipastikan semakin cepat. Hal ini setelah Kementerian Kesehatan menunjuk Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga sebagai laboratorium penelitian penyakit korona. Dengan penunjukan itu, maka pengecekan sampel pasien yang diduga terjangkit virus korona dari Jateng tidak harus ke Jakarta atau Yogyakarta seperti yang selama ini dilakukan. Semua sampel pengecekan virus korona, dapat dilakukan di laboratorium Salatiga itu.

Kepala B2P2VRP Salatiga, Joko Waluyo menerangkan, di tempat itu terdapat dua alat real time VCR. Sementara yang konvensional, terdapat 9 alat yang standby.

"Setelah ditunjuk Kemenkes, kami langsung melakukan pengecekan. Sejumlah rumah sakit sudah mengirim sampel ke kami untuk kami lakukan tindakan," kata Joko di Semarang  Kamis (26/3).

baca juga: Kalteng Terima Bantuan 2.000 APD

Sampai saat ini lanjut Joko, sudah ada 18 sampel yang berhasil dicek. Dalam sehari, tempat itu bisa melakukan pengecekan hingga 40 sampel.

"Waktunya biasanya delapan jam pengerjaan. Tentu kalau nanti sampel semakin banyak, kami akan optimalkan pengerjaan agar kuotanya lebih banyak," pungkasnya. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT