26 March 2020, 10:59 WIB

Warga Tolak Gedung SKB Jadi Tempat Karantina ODP


Hijrah Ibrahim | Nusantara

MINIMNYA tempat karantina di RS rujukan milik Pemprov Maluku Utara, yakni RSUD Chasan Bosoirie, pemprov harus mencari tempat lain untuk menampung orang dalam pemantauan (ODP) yang harus menjalani isolasi. Rencananya Pemprov Maluku Utara menggunakan Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ternate sebagai lokasi karantina yang berlokasi di Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Kota Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara. 

Namun rencana pemorov ini mendapat perlawanan dari warga setempat. Mereka melakukan blokade jalan menuju Gedung Sanggar Kegiatan Belajar. Aksi itu dilakukan Kamis (26/3). Warga yang didominasi para ibu dan anak-anak ini memadati jalan menuju gedung SKB sebagai aksi penolakan gedung itu menjadi tempat karantina orang dalam pengawasan covid-19.

"Kami menolak dan tidak terima pemerintah Provinsi Malut gunakan SKB sebagai ruangan isolasi, karena kami takut terjangkit virus ganas itu," tegas Rini, salah satu warga yang menolak. 

Rini juga meyampaikan, jika Pemprov Maluku Utara tetap memaksakan gedug SKB dijadikan sebagai ruangan isolasi, maka warga akan melakukan aksi lanjutan dengan membokade areal tersebut.

Sementara itu, menurut Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, yang juga Ketua Satgas Pencegahan Covid 19 Maluku Utara, Samsuddin A Kadir mengatakan rencana menggunakan gedung SKB baru sebatas wacana, dengan tujuan petugas medis bisa memantau dengan mudah pasien yang wajib menjalani karantina. 

baca juga: Gubernur NTT Tolak Penutupan Bandara El Tari Palce Amalo | Nusantara

"Kita rencanakan menggunakan SKB sebagai tempat karantina ODP karena mudah dipantau oleh Pemerintah, dan ODP itu bukan orang yang positif Covid-19," kata Samsuddin.

Selain gedubg SKB, ada beberapa gedung yang akan dijadikan sebagai tempat ODP menjalani karantina yaitu Gedung BLK Ternate, dan Eks Gedung RSU Darma Ibu Ternate. (OL-3)

BERITA TERKAIT