26 March 2020, 10:20 WIB

Palembang Pesan 8.000 Alat Rapid Test


Dwi Apriani | Nusantara

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang telah memesan 8.000 alat rapid test. Ini merupakan upaya deteksi dini penyebaran virus covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Ayus Astoni mengakui alokasi anggaran untuk pembelian alat tersebut sudah disiapkan. Namun, pihaknya masih menunggu rekomendasi dari pemerintah pusat tentang alat rapid test yang direkomendasikan.

"Masih belum dikonfirmasi mana yang direkomendasikan. Kita sudah alokasikan anggarannya," ujar Ayus, saat dikonfirmasi, Kamis (26/3).

Baca juga: Call Center 112 Khusus Covid-19 bagi Warga Palembang

Nantinya, kata Ayus, alat tersebut akan didistribusikan ke puskesmas, sebab Puskesmas menjadi pusat untuk melakukan pengecekan Orang Dalam Pemantauan (ODP). Ia menambahkan, pihaknya sudah membentuk tim gugus tugas tingkat kecamatan dan bekerja sama berbagai sektor, Kesbangpol, Koramil, Polsek, termasuk Puskesmas.

"Sejak awal kita sudah melakukan pencegahan sejak awal. Jadi, jika ada gejala awal, silakan menjalani rapid test di tingkat kecamatan," jelasnya.

Lalu, sebagai upaya pencegahan covid-19, pihaknya menggiatkan sosialisasi cuci tangan pakai sabun.  Selain itu, Dinkes Pemkot Palembang juga mensosialisasi pada masyarakat apabila pernah kontak dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk segera mendatangi pusat layanan kesehatan.

"Seperti di kawasan almarhum (JS) yang meninggal. Kami sudah lakukan penyemprotan disinfektan di wilayah perumahannya. Lalu, yang 14 orang ODP juga kita minta isolasi selama 14 hari ke depan," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT