26 March 2020, 10:04 WIB

Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Mengaku Bersalah


Nur Aivanni | Internasional

SEORANG pria yang dituduh melakukan serangan mematikan di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, setahun lalu, telah mengaku bersalah atas 51 tuduhan pembunuhan yang dilakukannya.

Brenton Tarrant, 29, juga mengakui 40 percobaan pembunuhan lainnya, dan satu tuduhan aksi terorisme. Sebelumnya, ia membantah tuduhan itu. Ia dijadwalkan untuk diadili pada Juni mendatang.

Baca juga: Tiga Miliar Orang di Dunia Ikuti Lockdown

Selandia Baru saat ini dalam keadaan lockdown karena wabah virus korona. Persidangan yang digelar di Pengadilan Tinggi Christchurch pada Kamis (26/3) tidak dihadiri oleh anggota masyarakat. Sementara, Tarrant dan pengacaranya hadir melalui tautan video.

Seorang perwakilan dari dua masjid yang diserang diizinkan menghadiri sidang untuk mewakili para korban dan keluarga mereka.

"Sangat disesalkan bahwa pembatasan Covid-19 yang berlaku saat ini tidak mengizinkan korban dan keluarga mereka untuk hadir di ruang sidang ketika terdakwa memasukkan permohonan bersalahnya," kata Hakim Cameron Mander, dikutip dari BBC, Kamis (26/3).

Hukuman untuk 92 tuduhan itu akan dilakukan pada tanggal yang belum ditentukan. Tarrant dikembalikan ke tahanan hingga 1 Mei.

Farid Ahmed, yang kehilangan istrinya Husna dalam serangan di Masjid Al-Noor (Masjid An-Nur), mengatakan kepada TVNZ bahwa banyak yang akan merasa lega bahwa mereka tidak harus melalui persidangan, tetapi yang lain akan merasa sangat sedih, masih memikirkan tentang orang yang mereka cintai.

"Saya telah berdoa untuknya dan dia mengambil arah yang benar. Saya senang dia merasa bersalah, ini adalah awal yang baik," katanya mengenai pria bersenjata itu.

Penembakan pada 15 Maret 2019 dimulai ketika pria bersenjata itu pergi ke masjid Al Noor di Christchurch. Ia memasuki gedung dan mulai menembak.

Kurang dari 30 detik kemudian, ia kembali ke mobilnya, mengambil senjata lain, lalu masuk kembali ke masjid dan melanjutkan serangannya. Penembakan disiarkan langsung di Facebook.

Ia kemudian pergi ke masjid Linwood dan menembak dua orang di luar dan kemudian menembak ke jendela. Dua petugas polisi kemudian mengejar dan menangkap tersangka. (BBC/OL-6)

BERITA TERKAIT