26 March 2020, 09:25 WIB

Warga Brebes Meninggal di Ruang Isolasi Covid-19, tapi Bukan PDP


Supardji Rasban | Nusantara

Warga Kabupaten Brebes digegerkan dengan meninggalnya seorang pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes. Pasien tersebut meninggal di ruang isolasi khusus untuk pasien terpapar virus covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, Sartono menyampaikan meskipun pasien tersebut meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Brebes, tapi statusnya bukan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) covid-19.

"Pasien itu berada di ruang isolasi, setelah mengalami batuk, pilek dan sesak nafas. Namun sebelum masuk ke ruang isolasi, riwayat klinis pasien tersebut adalah diabetes dan terdapat luka di bagian kaki," ungkap Sartono, Rabu (25/3).

Baca juga: Pekerja Pulang Dari Jakarta  Diisolasi di RSUD Brebes 

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, lanjutnya, pasien terdapat infeksi bakteri. Namun diperoleh kabar, bahwa pasien tersebut
memiliki riwayat pernah bersentuhan dengan mertuanya dari Jakarta.

"Jadi, selama dalam pemeriksaan, pasien belum sempat dilakukan rontgen. Ini karena saat itu ruang radiologi sedang disterilkan, sehingga statusnya belum PDP," jelasnya.

Menurut Sartono, proses pemakaman pasien tersebut dilakukan sesuai SOP penanganan jenazah virus korona. Itu dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan karena status pasien tersebut belum jelas.

"Dari rumah sakit itu langsung dibawa ke tempat pemakaman. Jadi, tidak ke rumah duka. Artinya pemakaman sudah sesuai SOP," ucap Sartono.

Namun, lanjutnya, saat ini pihak Dinkes Brebes sedang melakukan tracking riwayat perjalanan pasien tersebut. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT