26 March 2020, 07:53 WIB

Harga Gula di Aceh Naik Drastis, Konsumen Resah


Amiruddin Abdullah Reubee | Nusantara

MELONJAKNYA harga gula pasir membuat masyarakat Aceh resah karena sudah beberapa harga bahan pangan juga naik. Di Kabupaten Pidie misalnya, harga gula pasir sekarang mencapai Rp22.000/kg. Padahal sekitar dua pekan lalu harganya berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg. Seperti di toko grosir Desa Keubang, Kecamatan Indrajaya, banyak pembeli harus antri untuk membeli gula pasir dan minyak goreng. Umumnya pembeli khawatir dengan adanya virus korona, pasokan pangan di pasar tidak mencukupi.

"Gula harganya pada pekan lalu berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000/kg, hari ini naik drastis menjadi Rp 22.000/kg. Padahal kemarin saja masih Rp19.000/kg" kata Zulfikar Yacob, tokoh masyarakat Kabupaten Pidie kepada Media Indonesia, Rabu (25/3).

Lalu harga minyak goreng curah, dari sebelumnya Rp11.000 per kg, kini naik menjadi Rp13.000 per kg.Tidak diketahui apakah kenaikan itu akibat kekurangan pasokan barang atau ada permainan pasar karena memanfaatkan isu wabah Covid-19.

Kenaikan harga yang dinilai tidak wajar itu juga terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Utara dan Kabupaten Pidie Jaya. Apalagi kebutuhan gula untuk wilayah tersebut dipasok dari Medan Provinsi Sumatra Utara. 

baca juga: Harga Bahan Pangan di Klaten Stabil

"Pemerintah harus menelusuri mengapa harganya tiba-tiba melambung. Kalau memang ada permainan pihak tertetu harus ditindak tegas. Jangan sampai sedang membebaskan dari wabah Covid-19, terbentur lagi dengan harga barang," tutur Nurbaiti, pemerhati masalah sosial dan keluarga di Aceh. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT