26 March 2020, 05:57 WIB

DPRD Klaim Siap Tanggung Risiko Covid-19 Demi Pemilihan DKI-2


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DI tengah pandemi Covid 19 yang kian meningkat penularannya di Jakarta, DPRD DKI sepakat pelaksanaan pemilihan wakil gubernur DKI tetap berlangsung. Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zita Anjani, pihaknya mengaku siap menanggung iesiko tertular Covid-19 tersebut demi mendapatkan wakil pendamping Gubernur Anies Baswedan.

"Kami bukan mau pesta, kondangan atau gelar konser. Ini gelar pemilihan untuk wakil Pak Anies. Terlebih lagi, kami mengorbankan keselamatan demi tugas yang sudah diamanatkan dalam UU. Kalau tugas negara, harus siap," kata Zita dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (25/3).

Pemilihan wagub yang sejatinya digelar pada (23/3) lalu ditunda. Namun, panitia pemilihan (panlih) bersepakat untuk kembali menggelar paripurna pemilihan DKI-2 itu pada Jumat (27/3) mendatang.

"Warga Jakarta bisa melihat sudah berapa kepala daerah yang terkena virus ini dan dikarantina. Kita enggak tahu apa yang terjadi kedepan, bisa saja saya kena (covid 19) atau Pak Ketua DPRD (Prasetyo Edi) atau Pak Gubernur," jelas Zita.

"Siapapun beresiko. Tapi warga Jakarta tidak boleh berisiko. Itu prinsip saya. Pemerintahan harus jalan. Pak gubernur perlu wakil, terlebih lagi saat ini lebih dibutuhkan lagi," lanjutnya.

baca juga: 88 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Barat, 5 Orang Meninggal

Pada Kamis (26/3) ini DPRD akan menggelar rapat badan musyawarah untuk menyetujui agenda pelaksanaan paripurna pemilihan wagub. Sebanyak 106 anggota dewan akan memberikan suaranya kepada salah satu calon, yakni antara Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria atau politikus PKS Nurmansjah Lubis.

"PAN kompak Insha Allah mendukung proses ini diadakan secepat-cepatnya. Kalau memang pada akhirnya harus memilih, buat apa tunda-tunda," tandas Zita. (OL-3)

BERITA TERKAIT