25 March 2020, 21:15 WIB

Sikka Gelontorkan Rp8,6 Miliar Hadapi Covid-19


Alexander P. Taum | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan anggaran Rp 8,6 Miliar guna  mengantisipasi merebaknya virus korona di wilayah itu.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melalui Sekretaris DPKAD Sikka, Paul Prasetya, mengaku, anggaran Rp8,6 miliar itu untuk kebutuhan mendesak penanggulangan covid-19 selama enam bulan kedepan, yakni untuk pengadaan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis serta obat obatan dan promosi preventif, serta kebutuhan di RSUD dr. TC Hillers Maumere.

Menurut dia, saat ini sedang merekap usulan anggaran yang akan diajukan ke DPRD Kabupaten Sikka.

‘’Seluruh RAB ini sudah diajukan oleh Satuan Gugus Tugas Covid-19. Dana yang diusulkan sebesar Rp. 8,5 miliar. Kami sedang rekap dan siapkan Peraturan  untuk segera diajukan kepada DPRD Sikka,’’ ungkap Paul Prasetya.

Dikatakan, secara mekanismenya, Pemkab Sikka harus mengeluarkan Peraturan Bupati yang akan diusulkan mendahului APBD perubahan 2020.

‘’Nanti pencairan anggaran tersebut tetap mengacu pada syarat dan ketentuan pencairan sesuai peraturan perundang-undangan. Prinsipnya, anggaran kebutuhan diusulkan. Kita akan cairkan sesuai dengan syarat pencairan,’’ tandas Paul Prasetya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Sikka, Stef Sumandi menuturkan, dirinya siap menyetujui anggaran sebesar Rp 8,6 miliar apabila diajukan ke DPRD untuk penanganan covid -19.

‘’Tidak ada uang saja kita cari, apalagi ada uang untuk kepentingan masyarakat kita siap setujui anggaran tersebut. Entah rasionalisasi anggaran itu sumber dari mana kita siap setuju. Yang terpenting adalah kepentingan masyarakat secara umum bisa dilayani,’’ papar Stef Sumandi.

Dirinya mengatakan, pemerintah bisa mengambil sumber anggaran dari perjalanan dinas terutama ke luar daerah.

‘’Sumber anggaran itu bisa dipotong dari perjalanan dinas untuk penanganan corina-19 ini,’’ katanya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT