25 March 2020, 20:45 WIB

Padi Mulai Panen, Banyumas Yakin Stok Pangan Aman


Lilik Darmawan | Nusantara

SEJUMLAH wilayah di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) telah memasuki panen. Dari 30 ribu hektare (ha) luas tanam, bulan ini sudah 10% atau 3.000 ha yang memasuki panen. Puncak panen diperkirakan pada awal hingga pertengahan April.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Banyumas Widarso mengatakan bahwa pada pekan terakhir bulan Maret, sudah ada 3.000 ha yang memasuki musim panen. "Umumnya yang masuk musim panen 
adalah sawah tadah hujan dan di daerah irigasi Bendung Gerak Serayu seperti Kecamatan Kemranjen," jelas Widarso, Rabu (25/3).

Dikatakan Widarso, secara keseluruhan, luasan tanam di Banyumas mencapai 30 ribu ha. "Nantinya akan mengalami puncak panen pada awal hingga pertengan April mendatang. Kondisi panen saat sekarang bagus, karena minim serangan hama. Rata-rata, hasil panen mencapai 5,5 ton setiap ha," katanya.

Secara total, lanjutnya, jika rata-rata hasil per ton mencapai 5,5 ton gabah kering giling (GKG), maka akan memperoleh sebanyak 165 ribu ton GKG. "Jika diproses menjadi beras, menghasilkan 103 ribu ton lenih. Sehingga, masyarakat di Banyumas tidak perlu khawatir, karena stok pangan cukup," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga: Khofifah Apresiasi Pengantin yang Tunda Resepsi Penikahan

 

BERITA TERKAIT