25 March 2020, 19:48 WIB

KBRI di London Hentikan Layanan Kekonsuleran


Antara | Internasional

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) di London menghentikan sementara seluruh kegiatan layanan kekonsuleran dan perkantoran mulai 24 Maret hingga waktu ditetapkan sehubungan dengan adanya imbauan pemerintah Inggris mengenai instruksi untuk tinggal di rumah guna memperlambat wabah COVID -19.

Pemerintah Inggris pada Senin (23/3) telah mengeluarkan kebijakan darurat nasional mengenai wabah virus korona dan menginstruksikan semua warga untuk tinggal di rumah tidak terkecuali WNI yang ada di Inggris.

Disebutkan warga hanya diizinkan meninggalkan rumah untuk keperluan belanja kebutuhan dasar, misalnya makanan dan obat-obatan, dan mereka yang membutuhkan medis, atau memberikan perawatan serta membantu orang yang rentan.

Bepergian ke dan dari tempat kerja, tetapi hanya dapat dilakukan yang benar-benar mustahil bekerja dari rumah serta disarankan melakukan olahraga seperti lari, berjalan, atau bersepeda - sendiri atau bersama anggota keluarga.

Polisi di Inggris memiliki wewenang mengenakan denda di tempat sebesar £ 30 bagi orang yang mengabaikan perintah tinggal di rumah.

Perdana Menteri Boris Johnson mengatakan Senin malam kepada seluruh warga di Inggris bahwa mereka sekarang harus tinggal di rumah dalam upaya untuk mengekang penyebaran virus korona, selain karena alasan medis, pekerjaan mendesak, belanja dan berolahraga sekali sehari.

Denda karena melanggar karantina wilayah (lockdown) coronavirus baru akan ditetapkan sebesar £ 30 dan bisa naik secara signifikan, demikian keterangan dari Downing Street.

Juru bicara resmi Perdana Menteri mengatakan Perdana Menteri mengeluarkan instruksi yang jelas atas nama pemerintah tentang tindakan yang harus diambil masyarakat membantu mencegah penyebaran virus, melindungi NHS dan menyelamatkan nyawa.

“Seperti halnya undang-undang yang ada, mayoritas masyarakat diharapkan mengikuti aturan tanpa perlu tindakan penegakan hukum."

Untuk itu KBRI London dalam keterangannya Selasa sebagai upaya praktis pemenuhan kebijakan tinggal di rumah minta agar WNI yang ada di Inggris mematuhi langkah-langkah yang ditempuh pemerintah Inggris dalam menghadapi wabah COVID-19. (OL-12)

BERITA TERKAIT