25 March 2020, 16:24 WIB

Data Penerima BLT Sedang Disinkronkan


Emir Chairullah | Politik dan Hukum

PEMERINTAH berencana memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin dan pekerja sektor informal yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi virus korona atau Covid-19.

Saat teleconference dengan wartawan, Selasa (24/3), Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengungkapkan, pemerintah saat ini tengah menyinkronkan data penerima agar BLT tersebut tidak salah sasaran.

Menurut Wapres, pada proses sinkronisasi tersebut, pemerintah juga bakal mendata sektor-sektor informal mana yang terdampak akibat wabah ini. “Misalnya warung-warung, kemudian juga ojek online, dan mungkin sektor-sektor mana lagi, ini yang sedang dirumuskan antara Menko PMK, Menko Perekonomian, dan Menteri Keuangan, dan juga Menteri Sosial,” paparnya.

Menurut rencana, ungkap Wapres, pemerintah bakal menyiapkan BLT untuk 15,2 juta rumah tangga melalui mekanisme bantuan pangan non-tunai (BPNT) mulai April 2020. “Ini akan diberikan Insya Allah setiap bulan dan ada penambahan dari jumlah yang lama, ini akan dilakukan,” ujarnya.

Mengenai mekanisme pembagiannya, Wapres memastikan bantuan tersebut dilakukan melalui transfer bank dan fintech. Hal tersebut bakal diketahui setelah pemerintah sudah mempunyai data yang valid. “Belum diputuskan mekanisme penyalurannya itu. Setelah semua diketahui datanya, baru nanti diputuskan mekanisme mana yang paling efektif untuk disampaikan. Ya pasti tidak antrian,” pungkasnya. (M-4)

BERITA TERKAIT