25 March 2020, 09:18 WIB

India Berlakukan Lockdown Total Selama 21 Hari


Nur Aivanni | Internasional

PERDANA Menteri India Narendra Modi memberlakukan lockdown secara nasional dalam upaya untuk memperlambat penyebaran virus korona.

"Seluruh negara akan diterapkan lockdown, lockdown total," kata Modi pada Selasa (24/3).

Dikutip dari BBC, Rabu (25/3), pembatasan itu mulai berlaku pada tengah malam waktu setempat (18:30 GMT) dan akan diberlakukan selama 21 hari. Modi memperingatkan bahwa jika India tidak menangani virus korona dalam 21 hari dengan baik, negara tersebut akan mundur 21 tahun. India yang memiliki populasi sebesar 1,3 miliar bergabung dengan daftar negara-negara yang memberlakukan tindakan serupa.

Melalui akun Twitternya, Modi juga memperingatkan bahwa aksi panic buying hanya akan menyebarkan penyakit. Ia mengatakan pemerintah akan memastikan persediaan bagi warganya. Tetapi di Delhi dan Mumbai, orang-orang yang takut kekurangan dengan cepat memadati toko-toko dan apotek. Hingga saat ini belum jelas bagaimana peraturan orang-orang di India diizinkan keluar untuk membeli makanan dan kebutuhan pokok lainnya. 

Langkah-langkah baru itu menyusul adanya peningkatan kasus yang tajam dalam beberapa hari terakhir. Ada 519 kasus yang dikonfirmasi di seluruh India dan 10 kematian yang dilaporkan. Dengan adanya langkah-langkah baru, semua bisnis yang tidak penting akan ditutup, tetapi rumah sakit dan fasilitas medis lainnya akan terus berfungsi seperti biasa. Sementara, sekolah dan universitas akan tetap tutup dan hampir semua pertemuan publik akan dilarang.

baca juga: Arab Saudi Catat Kematian Pertama Akibat Covid-19

Siapa pun yang melanggar aturan baru itu akan menghadapi dua tahun penjara dan denda yang berat. India telah mengeluarkan larangan kedatangan internasional dan penerbangan domestik. Jaringan kereta api negara itu juga telah menangguhkan sebagian besar layanan penumpang. (BBC/OL-3)


Nur)

BERITA TERKAIT