24 March 2020, 23:01 WIB

Covid-19 Mewabah, Penyemprotan Disinfektan Digalakkan


Mediaindonesia.com | Megapolitan

KOTA Tangerang Selatan telah ditetapkan status tanggap darurat virus korona (Covid-19). Data per 23 Maret 2020 yang dipublikasikan Pemprov Banten di situs infocorona.bantenprov.go.id, tercatat bahwa sebanyak 12 warga Tangsel terkonfirmasi positif Covid-19 ,  dan 3 orang meninggal.

Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 66 orang dengan 2 orang dinyatakan sembuh.

Adapun jumlah warga dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 144 orang, 132 orang masih dalam pemantauan, 12 orang dinyatakan sembuh.

Kondisi ini membuat Pemda setempat mulai gencar melakukan penyemprotan di beberapa titik. Tujuannya jelas untuk menghambat penyebaran virus Korona tersebut.

Hal serupa dilakukan sejumlah badan sosial dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat. Mereka menunjukan kepedulian dengan berbagai cara.

Salah satunya  adalah penyemprotan disinfektan secara gratis. Seperti yang dilakukan relawan Siti Nur Azizah, bakal calon wali kota Tangsel. Mereka menyemprotkan cairan disinfektan sejak Kamis (19/3) lalu di tempat-tempat ibadah. 

"Target lokasi penyemprotan kami adalah tempat ibadah se-Kota Tangsel. Setiap hari kami punya target 14 tempat," ujar Hendri Kurniawan, Ketua Umum Bharata, Selasa (24/3).

Hendri mengatakan, gerakan itu adalah inisiatif mandiri mereka.

"Kita ketahui, sebagian besar warga Tangsel hampir setiap hari beraktivitas ke Jakarta. Jakarta kan tertinggi tingkat penyebarannya," ujarnya.

Hendri mengaku, aktivitas mereka murni inisiatif mandiri, bahkan untuk membeli cairan disinfektan, para relawan itu melakukannya secara swadaya.

Hendri mengaku kerap mendapatkan permintaan penyemprotan di area pemukiman warga. Namun pihaknya memiliki keterbatasan persediaan cairan disinfektan.

"Sementara kami fokus dulu ke tempat ibadah, meski kami sempat juga menyemprot area pemukiman karena ada permintaan," jelasnya. (RO/A-1)

 

BERITA TERKAIT